Pengamat: Pembangunan Infrastruktur Sudah Benar, Masyarakat Hendaknya Bersabar

Presiden Jokowi Naik Motor Tinjau Jalan Trans Papua. (foto: Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi Naik Motor Tinjau Jalan Trans Papua. (foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM – Direktur Program Institute for Development of Economics and Financial (INDEF) Berly Martawaday mengatakan jika pembangunan infrastruktur yang digencarkan Presiden Joko Widodo sudah benar.

Berly menjelaskan dampak pertumbuhan ekonomi dari pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga masyarakat perlu bersabar.

“Apa yang dibangun Jokowi sudah benar, tapi masyarakat kerap tidak punya daya sabar untuk itu menjelang Pilpres 2019,” kata Berly seperti dikutip dariĀ Tempo.co pada Minggu (31/12).

Target Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 5,4 persen di 2018 atau lebih tinggi 0,2 persen dibanding tahun ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan untuk Jokowi menuju Pilpres 2019.

“Masyarakat pasti punya ekspektasi. Makanya kalau tahun depan tidak bisa tembus 5,4 persen, posisi Jokowi cukup sulit,” kata dia.

Oleh karena itu, menurutnya jika Presiden Jokowi tidak dapat menjelaskan hal tersebut kepada masyarakat, maka ini dapat menjadi bumerang di tahun 2019 nanti.

“Masyarakat awam kan tidak sabar menunggu bersenang-senang kemudian itu,” kata dia.

Terlebih, Berly menambahkan, Jokowi telah menjanjikan optimisme dan percepatan ekonomi sehingga membuat ekspektasi masyarakat semakin besar menjelang akhir periode pemerintahannya.

“Ini akan berbeda jika dari Jokowi mengatakan proses mungkin akan lambat, bertahap dan perlu waktu lama,” kata dia. “Ini kembali kepada masyarakat, ingin menunggu kelanjutan atau berharap angin segar baru,” imbuhnya. (DS/yi)