Pemerintah Targetkan Tahun 2019 Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi

Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) mengikuti upacara bendera di lokalisasi Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 23 Juni 2014. Upacara yang di ikuti oleh warga, mucikari, dan PSK dari Front Pekerja Lokalisasi ini ini sebagai bentuk perlawanan terhadap deklarasi penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak oleh Pemerintah Kota Surabaya. foto: Tempo

INFONAWACITA.COM – Kementerian Sosial RI telah mencanangkan 2019 bebas lokalisasi prostitusi.

Maka dari itu pihaknya ingin bersama-sama dengan berbagai kementerian terkait dan pemerintah daerah dalam melakukan penanggulangan.

Kemensos elah menutup ratusan lokalisasi prostitusi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sebagai langkah tegas pemerintah dalam memberantas berbagai penyakit masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Klaim Berhasil Tutup 118 Lokalisasi di 2017

“Hingga saat ini sudah ada 154 lokalilsasi prostitusi yang kami tutup dan tinggal 16 sampai 17 lokalisasi yang dalam waktu dekat akan ditutup,” kata Menteri Sosial RI Idrus Marham saat safari kerjanya di Sukabumi, Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, belum lama ini pihaknya baru saja menutup tiga lokalisasi di Kalimantan Tengah dan tentunya akan melanjutkan di daerah-daerah lainnya di Indonesia. Namun, pihaknya tidak hanya sebatas melakukan penutupan saja, tetapi tentunya nasib penghuninya juga harus dipethatikan.

Untuk itu, jadi menteri harus sering-sering turun ke bawah melakukan pendekatan dengan masyarakat.

Baca Juga: Mensos Tekankan Masa Depan Mantan Penghuni Lokalisasi

Tidak Mudah

Memang tidak mudah dalam melakukan hal itu, tetapi secara perlahan dan bertahap.

“Tidak hanya penutupan lokalisasi saja, tetapi kami pun memikirkan tentang nasibnya ke depan agar tidak lagi terjerumus pada prostitusi,” tambahnya.

Idrus mengatakan pihaknya juga fokus terhadap pembinaan terhadap pelaku prostitusi seperti meningkatkan keterampilan agar mereka bisa mendapatkan penghasilan yang halal dan layak sehingga tidak menjual diri lagi.

Dengan kerjasama seluruh elemen ini pihaknya yakin 2019 Indonesia bebas lokalisasi prostitusi. (ANT/HG)