Pemerintah Siapkan Fitur Agar Registrasi SIM Card Tak Disalahgunakan

INFONAWACITA.COM РMasyarakat tidak perlu khawatir data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) disalahgunakan orang lain untuk meregistrasi nomor SIM card. Hal itu disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M Ramli di Jakarta, Selasa (7/11).

Ramli menambahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama operator selular akan mengeluarkan sebuah fitur bagi pengguna selular untuk mengecek kepastian data yang digunakan untuk registrasi nomor SIM Card.

“Prinsipnya paling lambat 13 November semua operator sudah sediakan fitur cek nomor untuk mengecek berapa banyak NIK yang sudah digunakannya,” kata Ahmad M Ramli di Gedung Kemkominfo.

Nantinya, kata Ramli, masyarakat bisa mengirimkan SMS kepada nomor yang sudah disediakan masing-masing operator untuk mengetahui berapa nomor yang menggunakan NIK dan No KK atas data dirinya.

Kemudian, masih menurut Ramli, jika pelanggan operator SIM card tidak merasa mendaftarkan nomor tersebut dengan NIK dan KK miliknya maka pelanggan SIM card bisa melakukan UNREG nomor tersebut dengan cara mengunjungi gerai masing-masing operator selular.

“Jika ada nomor siluman yang digunakan tinggal ke gerai dan meng-UNREG,” kata M Ramli di Forum Merdeka Barat 9.

Sanksi pidana

Ia pun mengingatkan ada sanksi pidana bagi masyarakat yang ketahuan menggunakan data orang lain untuk pendaftaran SIM card tanpa seizin si pemilik data.

Maka, Ramli mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir dengan adanya penyalahgunaan data pribadi untuk nomor-nomor yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya Kemkominfo mewajibkan registrasi SIM card dengan menggunakan NIK dan No KK per 31 Oktober lalu. Hingga 6 November ini Kemenkominfo mencatat sudah 56 juta masyarakat yang meregistrasikan SIM cardnya. Rencananya hingga 28 Februari 2018 Kemenkominfo memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftarkan ulang SIMcard nya untuk nantinya akan dilakukan pemblokiran bertahap hingga April 2018.

Kemkominfo menjelaskan jika registrasi ulang SIM card ialah demi kenyamanan dan keamanan pengguna. Terlebih ke depannya nomor handphone tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi semata namun juga untuk transaksi digital. (DS/yi)