Pemerintah: Penyaluran Bantuan Pangan Nontunai di Tahun 2018 Lebih Baik

Menteri PMK Puan Maharani. (foto: suara pembaruan)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di tahun 2018 lebih baik dari pelaksanaan pada 2017.

“Pemerintah saat ini sedang mengambil langkah-langkah yang efektif agar pelaksanaan BPNT berjalan dengan baik,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Jakarta, Rabu (6/12).

Caranya, kata dia, dengan memastikan bahwa data keluarga penerima manfaat sudah tepat sasaran, memastikan E-Warong sudah berjalan efektif dan perlunya sosialisasi serta edukasi sebagai upaya literasi produk perbankan kepada keluarga penerima manfaat

Dalam rapat koordinasi antarkementerian tentang BPNT di kantor Kemenko PMK, dilakukan evaluasi bantuan pangan non tunai yang diberikan kepada 1,2 juta keluarga penerima manfaat pada 2017.

“Kita evaluasi penyaluran bantuan non tunai di 44 kota pada 2017, semua berjalan dengan baik walau banyak kendala, penyerapan berjalan sebagaimana mestinya,” kata Puan.

Berjalan Sesuai Rencana dan Program

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyampaikan program beras sejahtera (rastra) dan bantuan pangan non tunai akan berjalan sesuai dengan rencana dan program.

“BPNT diyakinkan akan lebih efektif di 2018. Yang dievaluasi untuk kepastian siapa penerima manfaat ‘by name by adress‘, itu sudah jelas,” kata Agus.

Agus menambahkan pedoman umum penyaluran juga sudah disiapkan serta petunjuk teknis juga akan dikeluarkan.

“Dan juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk arahkan semua pemerintah daerah untuk dukung program tersebut,” kata dia.

Agus juga memastikan bahwa warung yang akan menyediakan layanan untuk mendukung program BPNT adalah warung yang punya kualifikasi dan memiliki fasilitas layan keuangan digital, atau Laku Pandai, atau ‘elektronik data capture’,” kata Agus. (ANT/HG)