PBNU – INTI Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

INFONAWACITA.COM — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diwakili Ketua Umum, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj M.A dan Pengurus Indonesia – Tionghoa (INTI) Rachman Hakim mengajak rakyat Indonesia untuk melakukan segala upaya yang positif demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Ajakan tersebut disuarakan sebagai sikap atas kejadian aksi unjukrasa pada 4 November lalu.

Selain mengajak untuk kembali mempererat persatuan PBNU-INTI juga berharap kepada masyarakat untuk menghindari politisasi SARA dan mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik.

Berikut poin-poin pernyataan sikap PBNU-INTI yang diterima Infonawacita.com hari ini.

  1. Meneguhkan rasa cinta tanah air dengan setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bhinneka, berlandaskan Pancasila dan UUD RI 1945.
  1. Menjunjung tinggi supremasi hukum, perundang-undangan, demokrasi, dan menolak setiap tindakan dan‎ perbuatan yang anarkis, bertentangan dengan hukum, perundang-undangan, Hak Asasi Manusia dan prinsip-prinsip demokrasi.
  1. ‎Menghormati kebebasan beragama, kebebasan menyuarakan pendapat, kebebasan menyalurkan suara dan pilihan politik, selama tidak bertentangan dengan konstitusi, serta hukum dan perundangan dengan tetap mengedepankan etika dan moral dalam komunikasi publik.
  1. Menolak semua bentuk politisasi SARA di dalam kehidupan berbangsa, bernegara maupun berpolitik.
  1. Mendukung dan mendorong semua bentuk upaya positif dan kerjasama yang bertujuan untuk semakin menyejahterakan rakyat dan memperkuat keindonesiaan. (GMS).