Patut Dicontoh! Ini Cara Jitu Tumbuhkan Sikap Tanggung Jawab dan Kemandirian Siswa

Para siswa SD Kebon Kota Serang gotong royong membersihkan lapangan sekolah mereka sebelum memulai kegiatan belajar pada Senin (16/4/2018). (foto: Desy Selviany/IN)

INFONAWACITA.COM – Sejumlah siswa di SD Negeri Kebon, Kota Serang rutin menggelar kerja bakti setiap pagi sebelum dimulainya jam pelajaran. Mereka biasa membersihkan kelas dan halaman sekolah yang belum disemen.

Menurut salah satu guru di sekolah tersebut Nisa menjelaskan jika hanya siswa kelas IV, V dan VI saja yang dilibatkan untuk kegiatan gotong royong. Setiap minggunya kata Nisa setiap kelas pasti mendapatkan jadwal piket untuk membersihkan sekolah.

“Biasanya yang dapat jadwal olahraga itu mereka yang kebagian untuk mendapatkan tugas piket,” jelas Nisa saat ditemui di SD Negeri Kebon pada Senin (16/4/2018).

Mereka, jelas Nisa, membersihkan sekolah dari pukul 6.30 WIB hingga 7.15 WIB. “Kita kan mulai jam pelajaran setengah delapan,” imbuhnya.

Sudah Diterapkan Jepang

Salah satu perwakilan IofC (Initiatives of Change) Indonesia pada program Japan School Visiting 2015 Aisyah Annas pernah menjelaskan jika sekolah-sekolah di Jepang tidak memakai jasa cleaning service meskipun sekolah mereka mampu. Para siswa terbiasa melakukan piket secara bergantian setiap harinya.

“Di sela-sela kunjungan, saya ke salah satu sekolah dasar, saya diberi waktu untuk  menyaksikan satu kelas yang sedang piket. Mereka menguras kolam renang yang berukuran sekitar 10 x 15 meter,” tulis Aisyah di id.iofc.org  pada (24/10/2015).

Ternyata kata Aisyah guru-guru mereka sengaja untuk tidak memakai jasa petugas kebersihan agar siswa mereka dapat belajar sikap kemandirian, tanggung jawab dan kedisiplinan sejak usia dini melalui kegiatan piket bersama.

“Belajar tidak hanya teori di kelas semata tapi bagaimana mereka mengerti dan bisa praktek secara langsung di kehidupan nyata,” ungkapnya. (DS/yi)