Ombudsman RI: Aksi Heroik Aiptu Sunaryanto Angkat Citra Polantas

INFONAWACITA.COM – Ketua Ombudsman Amzulian Rifai mengungkap alasan pemberian penghargaan kepada Aiptu Sunaryanto untuk mengangkat sisi positif polisi lalu lintas yang kerap dinilai negatif. Sunaryanto berhasil membebaskan penyanderaan terhadap seorang ibu dan anak dalam mobil angkutan kota di Buaran, Jakarta Timur, Minggu (9/4).

Anggota Polantas Polresta Jakarta Timur ini rencananya menerima penghargaan Pelaksana Pelayan Publik Teladan dari Ombudsman RI namun batal dilaksanakan karena agenda mendadak.

“Itu kan sesuatu yang sangat luar biasa. Bayangkan dalam angkot yang kecil dia melakukan pelumpuhan untuk bisa keluarkan sandera dan kita tahu saat ini perlu ada teladan yang banyak seperti hal-hal itu,” kata Amzulian di Gedung Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (12/4).

Aksi Sunaryanto Layak Dicontoh Publik

Aksi heroik yang dilakukan Sunaryanto ini akan memperbaiki citra polisi lalu lintas, terlebih yang ia lakukan diluar kebiasaan tugasnya.

“Bisa kita lihat seorang polisi yang hanya memiliki jabatan Aiptu dan dia seorang polisi lalu lintas mau menyelamatkan seorang sandera. Padahal jelas itu bukan tugasnya, karena posisinya ialah polisi lalu lintas yang kita tahu bukan bidangnya. Sifat heroik ini yang harus diketahui publik,” kata Amzulian.

(Baca: Kapolri: Jauhi Praktik Prit Jigo dan Percaloan )

Oleh karena itu, Ombudsman memandang penting pemberian penghargaan ini sebagai wadah publikasi dalam menyebarkan tindakan heroik Sunaryanto agar bisa dicontoh publik.

“Tapi, yang paling utama kita ingin sifat heroik ditiru oleh siapapun, jadi jangan sampai, jika ada kejadian seperti itu kita malah menghindar,” kata Amzulian menegaskan.

Sebelumnya, Aiptu Sunaryanto berhasil menggagalkan penyanderaan di angkutan kota KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulogadung. Sunaryanto berhasil menembak siku pelaku, sehingga ibu dan anak yang menjadi korban penyanderaan berhasil digagalkan. (DS/AK)