Nelayan di Karangasem Mulai Gunakan Gas Sebagai BBM Kapal

foto: istimewa

INFONAWACITA.COM – Nelayan di Karangasem, Bali memastikan bahan bakar kapal yang digunakan telah menggunakan Bahan Bakar Gas.

Hal ini setelah Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan membagikan 625 unit paket konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) Tahun Anggaran (TA) 2016.

Di samping itu, Menteri ESDM juga menargetkan untuk memberikan bantuan paket konverter kit sebanyak 1.116 unit untuk nelayan kecil di Kabupaten Karang Asem pada TA 2017.

Program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam diversifikasi BBM ke BBG dan untuk meningkatkan ketahananan energi dan perekonomian masyarakat nelayan serta menekan subsidi BBM.

“Sesuai arahan Presiden, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini uangnya rakyat, jadi dikembalikan ke rakyat seoptimal mungkin” kata Jonan di Bali, Jumat (27/1).

Melalui penggunaan LPG, para nelayan akan menghemat pengeluaran harian  dalam penggunaan BBM utk kebutuhan melaut (one day fishing) sebesar 24,69 persen atau sekitar Rp11.150 per hari, apabila harga LPG 3Kg/tabung sebesar Rp34.000 (LPG non subsidi). Bahkan, mereka bisa menghemat hingga 62,35 persen atau sekitar Rp28.150 per hari, apabila harga LPG 3 Kg/tabung sebesar Rp17.000 (LPG Subsidi).

“Ini memberikan dampak positif bagi ekonomi nelayan karena mereka bisa menghemat pengeluaran biaya bahan bakar” kata Jonan.

Untuk Tahun 2017 Pemerintah merencanakan pembagian konverter kit sebanyak 24.000 unit di 26 Kabupaten/kota di Indonesia, termasuk 1.116 unit diantaranya akan dibagikan di Kabupaten Karangasem, Bali. Pembagian paket terdiri dari mesin kapal,  konverter kit serta pemasangannya, dan tabung LPG 3 kg beserta isinya. (HG)