Nadirsyah Hosen: Kalian Tahu Kenapa Mereka Anti Sekali dengan Kata “Nusantara” dalam Islam Nusantara?

Gus Mus bersama Nadirsyah Hosen. (Foto: Istimewa)
Gus Mus bersama Nadirsyah Hosen. (Foto: Istimewa)

INFONAWACITA.COM – Salah satu tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen merangkum jawaban atas pertanyaan yang selama ini kerap terlontar mengenai Islam Nusantara. Melalui akun twitternya, dosen tetap fakultas hukum di salah satu universitas Australia itu menegaskan, mereka yang anti dengan kata Nusantara dalam Islam Nusantara karena menohok jantung gerakan Islam global.

“Kalian tahu kenapa mereka anti sekali dengan kata “Nusantara” dalam Islam Nusantara? Ini menohok jantung gerakan Islam global seperti Salafi, Ikhwani, khilafah ISIS dan HTI,” tegas Nadirsyah Hosen seperti dikutip pada Senin (9/7/2018).

Bukan itu saja, Nadirsyah Hosen juga menjelaskan, gerakan Islam global itu diduga kuat tidak pernah merasa bahwa Nusantara ini adalah rumah mereka.

“Mereka tidak pernah merasa Nusantara adalah rumah mereka. Makanya mereka melawan Islam Nusantara,” jelas Nadirsyah Hosen.

Untuk itu, ia mengingatkan, agar semua pihak terus menjaga Indonesia.

“Ayo jaga rumah kita,” kata Nadirsyah Hosen.

Info Terkait: Presiden Jokowi: Lawan Intoleransi, Radikalisme Dan Terorisme

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warganet sempat bertanya secara langsung kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengenai Islam Nusantara. Pertanyaan itu terlontar melalui media sosial.

“Pak @lukmansaifuddin tanya dong. Mengapa ada yg merasa terancam dg istilah ISLAM NUSANTARA? Dan dilihat opini twitter Kebanyakan yg merasa terancam adalah penggerak ISLAM TRANSNASIONAL di Indonesia,” cuit pemilik akun @Yentiherlanti kepada akun @Lukmansaifuddin, Minggu (8/7/2018).

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Menteri Lukman mengaku bahwa hal tersebut terbilang berat. Ia menyerahkan jawaban kepada salah satu tokoh muda NU yang juga aktif di Twitter, Nadirsyah Hosen, untuk menjawab pertanyaan dari @Yentiherlanti.

“Wah, minggu pagi begini pertanyaanmu berat sekali.. Baiknya tanyakan ke ahlinya saja, seperti Kiai @na_dirs,” balas Menteri Lukman.

Info Terkait: Kepada Menteri Agama, Warganet: Mengapa Penggerak Islam Transnasional Di Indonesia Merasa Terancam Dengan Islam Nusantara?