Mundur Jadi Cawagub, Azwar Ingin Selamatkan Pilkada Jawa Timur

Abdullah Azwar Anas. (foto: Juara.Net)

INFONAWACITA.COM – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan alasannya untuk mundur mendampingi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur. Keputusan tersebut, kata Azwar, tidak lain untuk menyelamatkan Pilkada daerah tersebut. Agar tetap berjalan sehat.

Azwar juga kembali mengatakan, jika langkahnya mundur merupakan suatu bentuk penghormatan kepada para kiai, pendukung dan partai penyokong.

“Saya tidak ingin menjadi beban,” kata Azwar di kantor pemerintah Banyuwangi pada Senin (08/01) seperti dikutip dari Tempo.co.

Seperti diketahui, Azwar sendiri mundur setelah foto syur yang diduga mirip dengan wajahnya beredar di internet.

Pertarungan yang Sehat

Selain itu, masih kata Azwar, mundurnya dia dalam Pilkada Jawa Timur agar dapat benar-benar menjadi pertarungan yang sehat. Yakni mengedepankan ide, gagasan dan program. Sehingga, harap Azwar, dengan dirinya memutuskan untuk mundur, maka pemilihan kepala daerah di Jawa Timur dapat mencerdaskan publik.

Ia pun kembali menegaskan, beredarnya foto mesum tersebut merupakan kampanye hitam untuk membunuh karakternya. Tapi dia belum bisa memastikan, apakah akan melaporkan kasus itu ke kepolisian. Sebab, dirinya menyadari bahwa apa yang menimpanya merupakan risiko dalam berpolitik.

Bupati berusia 44 tahun ini kembali mengatakan, mendapat dukungan luar biasa dari sejumlah kepala daerah lain. Termasuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

PDI Perjuangan pun sempat menyebut bahwa beredarnya foto syur yang diduga mirip Azwar merupakan salah satu bentuk kampanye hitam. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto pun menyebut, jika seluruh komponen PDI Perjuangan sangat menyayangkan politisi yang menghalalkan segala cara. Untuk meraih kekuasaan.

“Kami hanya menangis. Para kiai menangis, Ibu Megawati menangis. Kami tidak menyangka ada orang menggunakan cara-cara seperti ini,” kata Hasto di depan kediaman Megawati di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1) seperti dikutip detik.com. (DS/zh)