Meski Sering Dikonsumsi sebagai Lalapan, Ini Lima Manfaat Timun Untuk Kesehatan

Lima manfaat timun baik untuk kesehatan (Foto: Vemale)

INFONAWACITA.COM –  Timun sering kita temui dikonsumsi sebagai lalapan atau dikonsumsi begitu saja layaknya kudapan. Selain rasanya yang segar, timun juga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.

Seperti dilansir dari Live Science, seorang ahli gizi yang berbasis di Texas, Angela Lemond mengatakan, timun mengandung serat dan beta karoten.

Menurutnya, bagian biji dan kulit merupakan bagian yang memiliki kandungan gizi ini. Sedangkan menurut Ahli Gizi dari Orlando Florida, Megan Ware mengatakan, timun baik dikonsumsi karena rendah kalori, karbohidrat, lemak dan kolesterol. Berikut ini lima manfaat timun untuk kesehatan.

1. Menjaga Kesehatan Jantung
Jantung sehat

Timun mengandung potasium sebanyak 152 miligram per cangkir. Potasium dapat membantu menjaga tekanan darah.

Sebuah riset yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information (NCBI) menyatakan, asupan potasium berhubungan dengan rendahnya tingkat stroke dan bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Selain konsumsi pisang, konsumsi timun disarankan untuk menambah asupan potasium setiap hari.

2. Melindungi Otak
Kesehatan Otak

Otak memainkan peranan krusial bagi tubuh. Sehingga setiap orang harus menjaga kesehatan otaknya. Salah satu caranya ialah dengan mengonsumsi timun.

Timun mengandung anti inflamasi bernama fisetin. Fisetin sangat penting untuk kesehatan otak. Sebabnya karena timun meningkatkan kemampuan mengingat dan melindungi sel saraf. Dilansir dari Graphic, fisetin juga dapat mencegah gangguan ingatan dan belajar.

3. Cegah Kanker
Ilustrasi kanker pada pria (Foto: TheTanjungpuraTimes)

Timun mengandung dua fitonutrisi yang punya manfaat mencegah kanker yakni, lignan dan cucurbitacins.

Sebuah riset pada 2010 menemukan fakta bahwa cucurbitacins dapat menghalangi jalannya sinyal yang penting untuk sel kanker berpoliferasi dan bertahan hidup.

Selain itu, cucurbitacins juga mampu menghambat pertumbuhan kanker pankreas. Berdasarkan studi pada 2009 dan diterbitkan di Journal of Cancer Research, cucurbitacins B dapat mencegah pertumbuhan tujuh jenis sel kanker pankreas hingga 50 persen. Ia juga meningkatkan apoptosis alias ‘tindakan bunuh diri’ dari sel kanker pankreas.

Sedangkan lignan terbukti mengurangi risiko kanker ovarium atau indung telur. Jurnal of Nutrition menerbitkan sebuah studi yang menemukan fakta bahwa mereka yang punya asupan lignan tinggi, punya risiko kanker ovarium lebih rendah.

4. Jaga Berat Badan
Berat badan

Karena rendah kalori, biasanya timun banyak dikonsumi mereka yang sedang menjalani program diet.

Namun bagi mereka yang tidak diet, timun juga dapat berfungsi untuk menjaga berat badan. Timun mengandung serat pada bagian kulitnya. Serat membuat perut terasa kenyang lebih lama sehingga asupan makanan dapat dikontrol.

5. Menyehatkan Tulang

Timun mengandung vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang. Vitamin K dapat mencegah tulang retak dan menjaga kepadatannya. Vitamin K terbukti memainkan peranan penting pada tulang perempuan.

Studi yang terbit di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan, rendahnya vitamin K pada perempuan berhubungan dengan rendahnya kepadatan tulang pada perempuan. Tapi tidak pada laki-laki. (RA/zh)