Merespon Isu Radikalisme, Ini yang Dilakukan Pelajar Puteri NU

Daiyah Fun Camp IPPNU (Foto: Nu.or.id)

INFONAWACITA.COM – Sebagai upaya merespon isu radikalisme yang beberpa waktu ini mencuat, Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menyelenggarakan Daiyah Fun Camp.

Sebuah kegiatan pelatihan yang diikuti anak remaja puteri selama tiga hari dari Jumat-Ahad, 25-27 Mei 2018 di Masjid Raya Hasyim Asyari, Jakarta Barat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari respon PP IPPNU terhadap kondisi Indonesia terkini yang sedang dihadapkan dengan isu radikalisme dan pemahaman agama yang salah. Sehingga memicu sikap ekstrimis dan berpotensi menjadi bibit terorisme,” ujar Ketua Pelaksana, Ainun Ni’mah.

Ia menyebutkan, beberapa kasus terorisme dan radikalisme yang mengatasnamakan agama, ditemukan pelakunya adalah remaja, mahasiswa bahkan ada yang usianya di bawah 17 tahun.

“Hal ini tentu juga menjadi pekerjaan rumah IPPNU untuk terus menyebarkan pemahaman agama yang ramah dan toleran,” jelasnya seperti yang dilansir dari NU.or.id pada Minggu (27/5/2018).

Menurut Ni’mah diperlukan adanya kader-kader muda dari IPPNU yang berperan dalam mentransfer wawasan keagamaan yang berdasarkan pada ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin.

Materi-materi dalam Daiyah Fun Camp

Baca juga: Said Aqil Siradj: Negara Harus Tegas terhadap Tindakan Intoleransi

Daiyah Fun Camp diikuti 30 kader terbaik IPPNU dari perwakilan pimpinan cabang dan atau pimpinan wilayah se-Indonesia.

Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi seperti Public Speaking, Dakwah Aswaja, Dakwah Komunikatif, Dakwah Zaman Now, Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial, hingga Hijab Beauty Class.

Materi-materi tersebut ditujukan agar para kader dapat menjadi role model di tengah pergaulan remaja saat ini. Pelatihan juga didukung dengan pemateri-pemateri yang kompeten di bidangnya. (RA/zh)