Menteri Sri Mulyani Lakukan Pengendalian Neraca Pembayaran, Tujuannya Untuk Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: IN/zh)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: IN/zh)

INFONAWACITA.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan upaya pengendalian neraca pembayaran harus dilakukan. Untuk mencegah terjadinya disrupsi terhadap perekonomian yang sumber utamanya berasal dari lingkungan global.

“Kami lakukan secara konsisten untuk melakukan pengendalian agar pertumbuhan ekonomi kita pada saat lingkungan global tidak kondusif ini, tidak mengalami disrupsi yang terlalu besar,” kata Sri Mulyani saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Sri Mulyani menegaskan upaya untuk memperbaiki neraca pembayaran yang diantaranya mencakup neraca transaksi berjalan maupun neraca perdagangan, mulai dilakukan dengan mengkaji ulang proyek infrastruktur pemerintah.

Pengkajian proyek infrastruktur untuk menekan impor bahan baku atau bahan penolong ini dilakukan dengan mempertimbangkan nilai strategis maupun potensi penciptaan kesempatan kerja. “Kami melihat kepada seluruh komponen impor proyek pemerintah. Kemudian menggunakan komponen dalam negeri. Kami melakukan re-schedule dari proyek yang tidak memiliki dampak terhadap pertumbuhan terlalu besar,” ujarnya, sepertu dikutip dari Antara.

Selain itu, upaya lain untuk menekan defisit neraca pembayaran adalah dengan mengurangi impor 500 jenis komoditas di sektor perdagangan maupun perindustrian, yang bisa diproduksi di dalam negeri.