Menteri PANRB Jelaskan Alasan Pegawai Honorer Tidak Terima THR

Menpan-RB Asman Abnur. (foto: Bagus Prihantoro/detikcom)

INFONAWACITA.COM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengatur soal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) khusus kepada tenaga honorer. Sebabnya, jelas Asman, undang-undang belum mengatur.

“Itu tidak ada dalam UU ASN, saya enggak boleh lari dalam UU ASN. Di UU hanya PNS dan pegawai dengan perjanjian kerja. Hanya itu,” terangnya kepada wartawan saat ditemui di kompleks Istana Negara, Jakarta pada Jumat (25/5/2018).

Seperti diketahui peraturan yang dimaksud adalah Bab III UU ASN. Tepatnya pada Pasal 6 yang menyebutkan, “Pegawai ASN terdiri atas a. PNS dan b. PPPK”.

Lalu pada pasal 7 dari beleid yang sama menyebutkan, “PNS adalah pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional. Sementara, PPPK adalah pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah dan ketentuan undang-undang”.

“Karena tidak diatur dalam UU ASN, jadi saya belum berani soal itu,” lanjutnya.

Info terkait: Bukan Hanya ASN, Presiden Jokowi Juga Berikan THR pada Pensiunan

Polemik Berawal

Sebelumnya muncul permintaan kepada pemerintah untuk memberikan juga THR kepada para pegawai honorer. Wakil Ketua Komisi X DPR dari fraksi PKS Abdul Fikri Faqih, misalnya, menyebutkan ada 736 ribu guru honorer yang belum mendapatkan THR.

Pernyataan Abdul ini dipicu dari Perpres soal THR yang baru-baru ini diteken oleh Presiden Jokowi. Pada Perpres tersebut, PNS berhak menerima THR sekaligus gaji ke-13 pada lebaran tahun ini. Selain itu pensiunan PNS juga berhak mendapatkan THR. (DS/zh)