Menpora Nilai Regenerasi Atlet Penting Diperhatikan

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berharap momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) dapat mendorong masyarakat berolahraga. Kesadaran masyarakat untuk berolahraga menjadi penting dengan adanya bonus demografi 2030 dan harapan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

INFONAWACITA.COM – Menpora Imam Nahawi mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri rapat evaluasi penyelenggaraan Asian Games 2018 di Istana Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Jumat (14/12/18).

Pada rapat tersebut Wapres menjelaskan, ada tiga hal yang dibahas dalam pertemuan ini, yaitu sarana, penyelenggaraan, dan prestasi.

Menpora Imam Nahrawi usai rapat mengatakan regenerasi atlet sangat penting mengingat kejuaraan olah raga kedepannya cukup banyak.

“Regenerasi (atlet) itu sangat penting, dari sisi kompetisi pertandingan usia dini harus ada biar nantinya bisa jadi pelapis atlet senior. Juga, untuk menambah pengalaman atlet junior. Kompetisi menjadi momentum untuk atlet junior menunjukkan hasil latihannya,” kata Menpora seperti yang dilansir dari kemenpora.go.id.

Sedangkan Wapres Jusuf Kalla menegaskan penyelenggaraan Asian Games berlangsung dengan sukses dan tanpa kritikan.“Rapatnya tadi mencari kritikan, ternyata tidak ada. Jadi, yang kita bicarakan evaluasi dari pada penyelenggaraan Asian Games ini dalam tiga hal yaitu sarananya, penyelenggaraannya, dan prestasinya. Dan semua tiga hal ini melampaui apa yang direncakan,” kata Wapres.

Apresiasi Penyelenggaraan Asian Games 2018

Wapres menilai penyelenggaraan pesta olahraga ini layak mendapat nilai A plus. Karena itu, ia sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam event ini.

“Ini sangat berkesan. Kalau di sekolahan nilai a, b dan c. Kalau ini (penilaiannya) A plus lagi. Kita sangat berterima kasih. Kita berhasil di semua sisi. Semua optimis, event yang dibangun semua menghasilkan. Dan terakhir tentang velodrome, justru orang luar negeri antre untuk memanfaatkan itu,” jelasnya.

Menurut Wapres, sarana olahraga velodrome yang terletak di Jakarta Timur ini merupakan sebagai bangunan invenstasi yang baik. Tak hanya itu, juga ada berbagai venue olahraga lainnya di Senayan dengan standar yang sangat baik.

“Bahwa apa yang kita bangun betul-betul investasi. Bahkan, orang yang ingin memakai venue di Senayan itu harus menunggu berbulan-bulan. Tadi juga dibicarakan untuk event selanjutnya atlet senior dilapisi oleh atlet junior sehingga nantinya akan timbul regenerasi,” kata Wapres.