Menpar Arief Kagum dengan Keseriusan Presiden Jokowi Genjot Pariwisata Indonesia

Menpar Arief Yahya. (Foto: sultrakini.com)

INFONAWACITA.COM – Menteri Pariwisata Arief Yahya bangga dengan keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menggenjot pariwisata di Indonesia. Salah satunya dengan koordinasi lintas Kementerian dalam membangun bandara dengan format Low Cost Carrier Terminal (LCCT).

Menpar menjelaskan jika LCCT dampaknya akan sangat luar biasa untuk bisa mencapai target 20 juta Wisman di tahun 2019 mendatang. Kementerian Koordinator Kemaritiman sendiri akhirnya akan membangun Bandara dengan format LCCT. Menpar pun memuji kecepatan dan keseriusan membangun LCCT itu.

“Inilah yang disebut Indonesia Incorporated! Kompak, solid, maju bersama, saling support, antarkementerian untuk Indonesia maju,” jelas Menteri Arief Yahya dalam keterangan resminya Sabtu (14/7/2018).

Ia yakin jika angka 20 juta wisman hanya bisa tercapai dengan ide-ide out of the box.  “Hasil yang luar biasa hanya bisa ditempuh dengan cara yang tidak biasa! LCCT ini adalah salah satunya,” ucap Menpar Arief.

Keberhasilan Jepang

Keberhasilan LCCT, kata Menpar, sudah dibuktikan sendiri oleh Jepang. Beberapa Bandara di kota-kota yang strategis di negara tersebut seperti di Bandara Narita (NRT) Tokyo, Bandara Naha (OKA) Okinawa, bandara Chubu (NGO) Nagoya dan Bandara Kansai (KIX) Osaka sudah memakai LCCT.

Hasilnya, lanjut Arief, hanya dalam waktu beberapa tahun Jepang berhasil menumbuhkan turis mancanegara hingga 33 persen. “Hasilnya turis inbound ke Jepang tumbuh 33 persen dari tahun 2011 sampai dengan 2015 dan menjadi the fastest rate in the world, mencapai 28,7 juta turis pada 2017,” ujar Menpar.

Sistem LCCT sendiri bisa membuat turis mancanegara semakin tertarik untuk berkunjung ke Indonesia. Sebab dengan adanya terminal LCC, maka airlines bisa memotong biaya operasional hingga 50 persen, namun akan memiliki trafik yang meningkat dua kali lipat. (DS/yi)