Menlu Retno: Sembilan Duta Besar Apresiasi Kepemimpinan Indonesia di Kawasan

Menlu Retno Marsudi menyambut sembilan duta besar baru yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Januari 2018. (foto: Kemlu)

INFONAWACITA.COM – Menteri  Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan kepada wartawan tentang apa yang dibicarakan Presiden Joko Widodo dengan sembilan duta besar negara sahabat.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, hari ini, Rabu (17/1/2018) sembilan duta besar menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi. Penyerahan dilakukan di Ruang Kredensial Istana Merdeka, Jakarta.

Menlu Retno mengatakan, dalam pembicaraan dengan Presiden Jokowi, rata-rata kesembilan Duta Besar baru tersebut selain menyampaikan salam dari Kepala  Negara/Kepala Pemerintahan masing-masing juga menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan politik dan ekonomi. Salah satu yang ditekankan adalah apresiasi terhadap leadership Indonesia di dunia internasional.

“Beberapa Duta Besar menyampaikan bahwa leadership Indonesia saat ini tidak hanya terbatas pada kawasan Asia Tenggara, tetapi sudah pada tingkat Global dan mereka ingin memajukan kerja sama dengan Indonesia,” kata Menlu.

Duta Besar Palestina misalnya, menurut Menlu Retno Marsudi, menyampaikan terima kasih atas semua yang sudah dilakukan oleh Indonesia.

“Indonesia adalah sahabat dekat Palestina, dan Duta Besar sangat mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan Indonesia kepada perjuangan Palestina,” ujar Menlu.

Sementara Duta Besar Vatikan sangat mengagumi keberagaman Indonesia, prularisme di Indonesia, toleransi, dan akan mengembangkan kerja sama dalam konteks interfaith dialogue.

“Vatikan menyampaikan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina dan Duta Besar-nya menyatakan bahwa sampai saat ini tidak ada keinginan dari Vatikan untuk memindahkan ibu kotanya ke Jerusalem,” kata Menlu.

Kerja sama ekonomi

Dengan RRT, kerja sama di bidang ekonomi menjadi topik pembicaraan dan Presiden bertukar pikiran. Diakui Menlu terjadi peningkatan yang cukup siginifikan kerja sama ekonomi, tapi Presiden sekali lagi menekankan mengenai pentingnya untuk kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

“Jadi angka yang dibawa oleh Dubes RRT untuk tahun 2017 angka perdagangan kita adalah sudah mencapai 66 miliar dollar AS. Investasi Tiongkok merupakan investor ketiga terbesar dan untuk turis sudah mencapai 2 juta untuk tahun lalu,” kata Menlu.

Ia menambahkan Tiongkok juga mengapresiasi secara khusus leadership Indonesia dalam misi perdamaian yang selalu dibawa oleh Indonesia di mana-mana. (*)