Menlu Juga Ajak Diplomat Asing Bangun Infrastruktur Desa di Indonesia, Ini Hasilnya

Peresmian jembatan oleh Menlu Retno Marsudi (foto: Kemlu.go.id)

INFONAWACITA.COM – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi juga memiliki cara tersendiri untuk mengajak diplomat asing untuk bersama-sama membangun Indonesia. Hasilnya, satu infrastruktur jembatan hadir di Desa Cibunar, Garut, Jawa Barat.

Jembatan tersebut diresmikannya pada Jumat (13/7/2018) bersama Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Tan Hung Seng. Serta Deputy Secretary-General of ASEAN for Community and Corporate Affairs AKP Mochtan.

Menlu Retno menyatakan, jembatan ini merupakan bentuk kepedulian diplomat asing, diplomat Indonesia dan berbagai pihak. Khususnya kepada warga desa yang terkena musibah banjir dan tanah longsor di tahun 2016.

Menghubungkan dua desa, yakni Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul dan Desa Mangku Rakyat, Kecamatan Cilawu, keberadaan jembatan ini berfungsi vital bagi aktivitas masyarakat kedua desa. Tapi kemudian, semenjak diterjang banjir bandang 2 tahun lalu, masyarakat Desa Cibunar menggunakan jembatan darurat dari bambu. Serta hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki melintasi Sungai Cimanuk.

“Jembatan ini dinamai Jembatan Diplomasi. Sebagai pengingat bahwa perbedaan dijembatani dengan musyawarah, komunikasi dan diplomasi. Sehingga toleransi dan harmoni di masyarakat dapat terus terjaga,” tegas Menteri Luar Negeri sebelum acara peresmian berlangsung seperti termuat dalam keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (14/7/2018).

Dengan adanya jembatan ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih mudah. Baik untuk mengunjungi kedua desa maupun menuju jalan besar Narogong. Sehingga konektivitas dan mobilitas warga dapat semakin terdorong.

Selain dihadiri Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Tan Hung Seng dan Deputy Secretary-General of ASEAN for Community and Corporate Affairs, AKP Mochtan. Turut hadir juga Bupati Garut, Rudi Gunawan serta Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Mayerfas dan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan terima kasih atas pembangunan Jembatan Diplomasi itu. “Dengan adanya jembatan ini, warga tidak perlu lagi mengambil jalan memutar selama 2 jam untuk menyeberang sungai,” ungkap Bupati Garut. ​(DS/zh)