Menkominfo: Hari Kebangkitan Nasional, Saatnya Bijak Bermedsos

Menkominfo Rudiantara (foto: harian88.com)

INFONAWACITA.COM – Bagi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Hari Kebangkitan Nasional ke-110 merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk bijak dalam penggunaan media sosial.

Hal ini diungkapkannya usai mengikuti acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta, Jumat (18/5/2018) lalu.

“Masyarakat harus bijak, menggunakan media sosial artinya jangan sembarangan mengirim konten negatif karena jejak digital akan tercatat,“ kata Rudiantara seperti dikutip dari seskab.go.id pada Minggu (20/5/2018).

Optimalkan Mesin Pengais

Kementerian Kominfo, tegas Rudiantara, akan terus berupaya mengamankan dunia maya dari konten-konten terkait radikalisme dan terorisme. Ia mengemukakan, saat ini Kominfo semakin mengoptimalkan kerja mesin pengais (crawling) konten negatif.

Kerja mesin pengais konten negatif yang diberi nama AIS tersebut, menurut Menkominfo Rudiantara, saat ini telah ditingkatkan menjadi setiap dua jam sekali, sehingga hasil temuan situs-situs yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme menjadi lebih cepat diatasi.

Info terkait: Pasca Aksi Peledakan, Kemkominfo Kinerjakan Ais Hingga 2 Jam Sekali

“Untuk situs, tiap dua jam sekali dilakukan pengaisan menggunakan mesin crawling. Tinggal masukkan keyword (kata kunci, red) khusus, nantinya akan muncul situs-situs yang berkaitan dengan keyword tersebut. Kita sudah menemukan 1.285 kanal dan sudah dilakukan take down,” jelas Rudiantara.

Diakui Menkominfo, jika konten-konten yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme sangat banyak di media sosial. Oleh karena itu, ia meminta partisipasi masyarakat agar lebih aktif melaporkan temuan akun atau konten-konten yang melanggar.

“Kerja sama Kominfo dan Kepolisian juga masyarakat akan lebih baik dan cepat menangkal radikalisme dan terorisme” kata Rudiantara. (DS/yi)

Info terkait: Gerak Cepat! Kemkominfo Blokir Ribuan Akun Medsos Terindikasi Radikalisme