Menkeu Pastikan Persiapan Pertemuan IMF-WB Jalan Terus

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati masih menyampaikan capaian setelah krisis ekonomi di tahun 1998 dalam Gala Dinner US Indonesia Society (USINDO) di Washington DC, Amerika Serikat pada Rabu (18/04). (foto: Kemenkeu.go.id)

INFONAWACITA.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan persiapan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank yang berlangsung pada Oktober 2018 akan terus dilakukan meski terjadi aksi teror bom yang terjadi di Surabaya.

“Ini kan terus berjalan, artinya persiapan tetap dilakukan,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Sri Mulyani menjelaskan saat ini koordinasi terkait keamanan telah dilakukan antara pemerintah dengan TNI maupun Polri agar pertemuan yang berlangsung di Bali ini tidak mengalami gangguan aksi maupun serangan teror.

Baca Juga: Alissa Wahid: Bibit Terorisme Muncul dari Sikap Tak Empati kepada Korban

Ia juga akan terus berkoordinasi dengan panitia penyelenggara di AS agar pertemuan yang menurut rencana dihadiri sebanyak 15.000 peserta dari berbagai negara ini bisa berjalan dengan baik.

“Serangan teroris terjadi di berbagai negara juga, mereka pasti akan melakukan evaluasi karakter serangan seperti apa, bagaimana bentuk ancamannya dan bagaimana mitigasinya,” ujarnya.

Terkait aksi teror di Surabaya, Sri Mulyani mengharapkan penanganan yang sudah dilakukan aparat keamanan bisa memberikan kepercayaan kepada investor bahwa Indonesia saat ini dalam keadaan aman.

“Saat kondisi perekonomian global sedang bergejolak, tentu kita tidak ingin menambah persepsi bahwa Indonesia tidak dalam keadaan aman. Dalam hal ini negara harus disampaikan aman,” ujarnya.

Baca Juga: Putri Gus Dur: Aksi Teror di Indonesia Memang Disebabkan Ekstremisme Agama

Serangan Teror Bom

Sebelumnya, serangan teror bom melanda tiga gereja berbeda di Surabaya pada Minggu pagi (13/5), yaitu Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di wilayah Ngagel, kemudian GKI Wonokromo Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Raya Arjuno.

Kemudian, pada Minggu malam, sekitar pukul 20.00 WIB bom meledak di Rusunawa Blok B lantai 5 Kelurahan Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo.

Kejadian serupa terjadi pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, pada Senin pagi (14/5). (ANT/HG)