Meningkatnya Eskalasi Politik Nasional Jadi Lahan Subur Hoaks

Kampanye antihoaks. (foto: ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

INFONAWACITA.COM – Meningkatnya eskalasi politik nasional dianggap sebagai salah satu faktor munculnya informasi hoaks. Anggapan itu dinyatakan Komunitas Internet Seluler Indonesia (KISI) dalam diskusi bertema “Generasi Milenial Tanpa Hoaks”di Jakarta, Sabtu (23/12).

“Penyebaran hoaks menjadi trending dalam 5 tahun belakangan ini melalui media sosial yang tidak terlepas dari situasi memanasnya eskalasi politik di Tanah Air,” kata pengurus KISI Muhammad Iqbal, dikutip dari Antara.

Iqbal mengungkapkan hoaks merupakan informasi palsu, berita bohong atau fakta yang dipelintir atau direkayasa untuk tujuan lelucon maupun politis.

Cegah penyebaran hoaks

Sementara itu pembina KISI Edy Haryanto menyatakan bahwa KISI berdiri sejak 2009 untuk mencegah fenomena yang terjadi terkait dengan penyebaran informasi tidak berimbang melalui aplikasi telepon selular.

“Selama 9 tahun KISI aktif mengadakan gathering komunitas media sosial untuk menangkal hoaks,” ujar Edy.

Pada kesempatabn itu, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar mengingatkan mahasiswa untuk tidak menyebarluaskan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Harus dicari kebenarannya dan kalau bisa langsung konfirmasi kepada sumbernya,” ujar Musni.

Musni menuturkan bahwa media sosial efektif menyebarkan hoaks lantaran masyarakat cenderung percaya terhadap informasi yang beredar.

Kepala Departemen Sumber Daya Kementerian Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga M. Bagus sepakat mahasiswa maupun masyarakat menghindari pengiriman video atau informasi yang menimbulkan pertikaian.

“Karena 51 persen kasus penyebaran isu hoaks sudah ke jalur hukum, jadi jangan sampai dengan hoaks ini mahasiswa bersinggungan dengan hukum,” ucap Bagus. (*)