Menhub Pesimis Sanggup Bangun Jalan KA Sepanjang 3.258 km

Seorang pekerja melakukan pengelasan jalur rel kereta api di Kawasan Stasiun Bangil, Pasuruan, Jatim, Rabu (17/12). Pengelasan jalur rel kereta api yang mengarah ke depo tersebut sebagai tempat untuk penyimpanan dan bongkar muat di area Stasiun Bangil. ANTARA FOTO/Adhitya Hendra/Rei/pd/14.

INFONAWACITA.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pesimis dapat membangun jalan kereta api hingga 3.258 km.

Pembangunan jalur kereta api sepanjang 3.258 km di pulau Jawa, Sulawesi, Sumatera, hingga Kalimantan.

Program itu tercatat dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2015-2019 sebesar Rp 4.700 triliun.

Dana sebesar itu dipakai antara lain untuk membangun jalan baru sepanjang 2.650 kilometer (km), kemudian jalan tol 1.000 km, serta pemeliharaan jalan sepanjang 46.770 km.

Menurutnya, dengan target yang cukup tinggi itu, pihaknya pesimis untuk bisa mencapainya.

Apalagi, Kemenhub pada tahun ini hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 48,2 triliun.

“Makanya, bangun (jalan kereta) itu dari mana uangnya?,” kata Menhub seperti dikutip melalui laman jawapos.com di Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Lalui KPBU

Namun demikian, rencana tersebut hanya akan diubah menyesuaikan dengan kemampuan pihaknya serta kontribusi dari pihak-pihak swasta melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

“Kita kawal semua ini berkaitan dengan rencana pembangunan menengah nasional,” tandasnya. (ANT/HG)