Mendagri Harap Momentum Idul Fitri Bisa Redam Ketegangan Pilkada Serentak

Mendagri Tjahjo Kumolo. (foto: Kemendagri)

INFONAWACITA.COMMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap jika momen Idul Fitri 1439H bisa menurunkan suhu politik. Terutama menjelang Pilkada serentak tahun 2018 yang akan digelar selama 2 pekan mendatang.

Masyarakat, kata Tjahjo, bisa menyukseskan Pilkada yang dimulai pada 27 Juni nanti dengan mendatangi TPS secara suka ria untuk menggunakan hak pilihannya.

“Datanglah dengan suka ria, silakan memilih kepala daerah setempat yang akan menjadi pemimpin daerah selama lima tahun ke depan, yang bisa menggerakkan pembangunan, pelayanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menghadirkan rasa aman, tertib dan damai,” kata Tjahjo dalam keterangan resminya, Kamis (14/6/2018).

Pemungutan suara pilkada yang digelar berdekatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 1439 H, juga diharapkan dapat membawa suasana damai pada proses pemungutan suara.

“Berbeda pilihan bukan berarti persaudaraan jadi terputus. Keberlangsungan hidup masyarakat dan negara harus kita jaga bersama,” lanjut Tjahjo.

Jangan Provokasi

Info terkait: Pilkada 2018, Mendagri Dorong Semua Pihak Lawan Ujaran Kebencian

Kepada para pasangan calon dan seluruh anggota tim suksesnya, Mendagri meminta untuk tidak memancing provokasi. Ia meminta mereka untuk menurunkan ketegangan menjelang hari pemungutan suara pilkada.

Lembaga penyelenggara pemilu juga diharapkan dapat membantu mewujudkan pelaksanaan pilkada yang tertib, aman dan damai di 171 daerah di Indonesia pada 27 Juni 2018.

“Saya percaya penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu, aparat TNI dan Polri, serta aparat pemerintah daerah dapat bekerja profesional. Saya juga yakin tokoh masyarakat, tokoh adat, pers dan tokoh agama dapat bersatu padu memelihara iklim Pilkada serentak 2018 yang kondusif, tertib, lancar, aman dan damai,” ujarnya. (DS/yi)

Baca juga: Pilkada Serentak 2018, Mendagri Ingatkan Calon Kepala Daerah Hindari “Lahan Basah”