Mencengangkan! ASN Terlibat Terorisme, Ternyata Bukan Fenomena Baru

Ilustrasi ASN (foto: Fokusjabar.id)

INFONAWACITA.COM – Pengamat terorisme Solahudin mengungkapkan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat tindakan terorisme bukanlah fenomena baru. Menurutnya siapa saja memiliki kemungkinan untuk terpapar pemahaman terorisme.

Sebelumnya, kata Solahudin, sudah banyak masyarakat dari segala bidang profesi yang terbukti melakukan tindak pidana terorisme. Misalnya saja pada tahun 2010 terjadi aksi penembakan pada Polisi yang ternyata dilakukan mantan TNI Yuli Harsono.

“Dan pernah juga pegawai Kemenkeu yang ditangkap di Turki hendak berangkat ke Suriah dan dikembalikan ke Indonesia, itu PNS juga. Dan ada pejabat di lembaga pemerintah bersama keluarga besarnya ke Suriah dan mereka kembali,” terang Solahudin di Gedung Kemkominfo, Jakarta pada Rabu (16/5/2018).

“Jadi bukan fenomena baru jika aparat pemerintah terlibat kasus tindak pidana terorisme,” imbuhnya.

Virus Terorisme

Menurutnya paparan pemahaman terorisme bisa mengenai siapapun dan dari golongan manapun. Bahkan wartawan sekalipun. “Artinya virus terorisme bisa kena kepada siapa saja termasuk anda wartawan,” katanya.

Seperti diketahui istri dari terduga tindak pidana terorisme di Sidoarjo Wqh pada Senin lalu diketahui merupakan ASN dari Kementerian Agama. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pun sudah mengakui hal tersebut.

Kemenag sudah menurunkan tim dari inspektorat jenderal (itjen) ke rumah Wqh Senin  (14/5/2018) malam. Langkah tersebut sudah sesuai dengan prosedur dalam rangka menegakkan disiplin pegawai sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 53/2010 tentang Disiplin PNS. Nasib Wqh tergantung dari hasil kajian tim itjen Kemenag. (DS/yi)