Membanggakan, Mahasiswa Indonesia Sabet Medali Emas di Ajang Matematika Internasional

Mahasiswa Indonesia sabet medali emas di kompetisi matematika internasional (Foto: Kemlu.go.id)

INFONAWACITA.COM – Salah satu kabar menggembirakan sekaligus membanggakan datang dari pemuda Indonesia. Ia berhasil menyabet medali emas dalam kompetensi matematika Internasional di Bulgaria.

Mahasiswa Indonesia dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Bimo Adityarahman Wiraputra meraih medali emas di Kompetisi 25th International Mathematics Competition (IMC). Kompetisi matematika internasional ini dilaksanakan di American University in Bulgaria (AUBG), Blagoevgrad, 22-28 Juli 2018.

Selain mendapat satu emas, tim delegasi Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) juga mendapat 1 medali perak, atas nama Rio Fandi Dianco dari Universitas Indonesia.

Baca juga: Nama Indonesia Kembali Harum di Kancah Internasional

Tidak itu saja, perolehan prestasi ditambah 3 medali perunggu. Para peraihnya adalah Alzimna Badril Umam dan Adryan Wiradinata dari Universitas Gadjah Mada, kemudian Hopein Christofen Tang dari Institut Teknologi Bandung.

Delegasi Indonesia lainnya mendapat penghargaan Honorable Mention yaitu Sie Evan Setiawan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kemudian, Laurence Petrus Wijaya dan Mochamad Zulfikar Aditya dari ITB, serta Resita Sri Wahyuni dari UGM.

Duta Besar RI Sofia, Sri Astari Rasjid seperti yang diinformasikan Kemlu.go.id pada Selasa (31/7/2018) juga mengunjungi tim Indonesia di Blagoevgrad untuk memberi semangat kepada tim Indonesia agar memperoleh hasil terbaik.

Mahasiswa Indonesia Mampu Bersaing

Mahasiswa Indonesia yang terpilih dikirim ke ajang ini adalah para Juara Olimpiade MIPA khususnya Matematika yang telah melalui jenjang olimpiade mulai dari tingkat perguruan tinggi, wilayah dan nasional.

Kompetisi IMC di Bulgaria diperuntukkan untuk mahasiswa universitas dengan umur maksimum 23 tahun. Soal-soal yang dikerjakan terkait Aljabar, Analisa, Geometri dan Combinatorics yang diikuti oleh 351 peserta dari 50 negara.

Prestasi yang didapat membuktikan bahwa kemampuan matematik mahasiswa Indonesia termasuk unggul di dunia. (RA/yi)