Mega Singgung Calon Pemimpin yang Gemar Pakai Isu SARA untuk Menang

Megawati Soekarnoputri. (foto: indopolitika.com)
Megawati Soekarnoputri. (foto: indopolitika.com)

INFONAWACITA.COM – Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri heran dengan calon pemimpin yang menggunakan politik SARA untuk kemenangan dalam kontestasi politik. Padahal, kata Mega, pemenang SARA hanya mendapatkan perpecahan dan permusuhan.

Hal ini diungkapkannya dalam pengumuman empat calon gubenur/wakil gubernur untuk Pilkada serentak di Kantor DPP PDIP di Jakarta, Minggu (17/12).

Menurut Ketua Umum PDIP ini seharusnya seorang calon pemimpin memahami jika kemenangan dan kekalahan dalam sebuah kontestasi politik merupakan hal yang wajar. Oleh karenanya, ia heran dengan para kontestan politik yang melakukan pembenaran ketika memakai metode-metode tidak beretika seperti itu.

Menurut Mega, dipakainya SARA oleh para calon pemimpin dalam kontestasi politik menandakan sebuah ketidakmampuan diri mereka sendiri dalam mengedepankan visi misi.

“Menyebarkan SARA, kebencian supaya manusia takut kalau tidak mengikuti,” kata Mega seperti dikutip dari CNNIndonesia.com

Padahal, kata Mega, politik itu bukan cuma soal menang kalah. Maka dari itu ia pun berharap, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai “wasit” Pilkada bisa benar-benar tegas dan adil dalam hukuman yang diberikan pada aksi-aksi politik SARA.

“Harus sepakat dulu bagaimana aturan mainnya kalau main SARA,” katanya.

Ia juga memastikan jika para kontestan politik yang menggunakan SARA tidak akan dapat mampu membangun bangsa. Hal ini lantaran hasil Pilkada yang didapat dari proses yang mengedepankan isu SARA hanya permusuhan tanpa ada keadilan.

“Harusnya baik-baik saja, yang memilih rakyat. Biar rakyat yang melihat secara adil dengan cara berbudaya,” katanya.

“Buat saya kalah menang biasa, tapi saya bertekad yang saya pilih dapat memenangkan, mendapatkan perhatian, mendapatkan suara dari rakyat,” katanya.

Lebih lanjut, Megawati memperbolehkan kepada para pasangan calon yang diusungnya untuk melakukan kampanye dan menyampaikan janji-janjinya. Namun, dirinya mengimbau agar janji-janji tersebut harus ditepati.

“Harus ditepati, visi misi kami buatkan supaya bersinergi,” ujarnya.

Hari ini, PDI Perjuangan (PDIP) kembali mengumumkan empat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk menghadapi Pilkada serentak 2018.(DS)