Mantap, Salah Satu Bagian Tol Trans Jawa Ini Bakal Diresmikan Presiden

Presiden Jokowi mendengarkan laporan Seskab sebelum memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1) siang. (Foto: JAY/Humas).

INFONAWACITA.COM – Kabar menyenangkan datang dari Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ), Iwan Moedyarno. Ia menyatakan, pembangunan Jalan Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49,8 kilometer yang melintasi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Ngawi, Madiun, dan Nganjuk, telah mencapai 99 persen.

“Pembangunannya sudah sekitar 99 persen. Ditargetkan akhir Januari ini sudah selesai,” ujar Iwan Moedyarno seperti dikutip dari Antara pada Minggu (07/01).

Menurutnya, dengan pengerjaan yang telah mencapai 99 persen tersebut, pembangunan badan jalan telah selesai semuanya.

“Untuk badan jalan sudah selesai. Pengerjaan tinggal mempercantik dan pengamanan saja,” tambah Iwan.

Adapun sejumlah kekurangan yang belum dilengkapi di antaranya, pemasangan marka jalan, gerbang tol, peralataan tol, dan kelengkapan rambu-rambu lalu lintas.

Ia melanjutkan, karena telah mencapai 99 persen pengerjaan, pihaknya menyatakan siap jika sewaktu-waktu Tol Ngawi-Kertosono akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo Dijadwalkan Resmikan Tol

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono membenarkan kabar Presiden Joko Widodo yang akan meresmikan Jalan Tol Ngawi-Kertosono tersebut.

“Segera, akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi. Disesuaikan dengan jadwal beliau untuk segera diresmikan,” kata Menteri Basuki.

Seperti diketahui, ruas Tol Ngawi-Kertosono merupakan bagian dari Tol Solo-Ngawi-Kertosono. Merupakan bagian dari Tol Trans Jawa yang harus tuntas sampai akhir tahun ini. Tol ini dibangun oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (PT NKJ), selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Total panjang jalan Tol Ngawi-Kertosono 87,5 km. Dari ruas ini, sepanjang 49,8 km dikerjakan oleh PT NKJ dengan nilai investasi Rp3,83 triliun untuk ruas Mantingan, Ngawi-Wilangan, Nganjuk. Sedangkan sisanya, yakni ruas Wilangan-Kertosono sepanjang 37 kilometer, dikerjakan pemerintah.

“Untuk tarifnya, direcanakan per kilometer sekitar Rp1.200-1.300 untuk golongan satu. Tinggal dikalikan saja dengan panjang 49 kilometer,” kata dia.