Manfaatkan Data Biometrik di KTP Elektronik, Pemerintah Persingkat Buka Rekening Bank

Ilustrasi KTP Elektronik. (Foto: dprd.surabaya.go.id)

INFONAWACITA.COM – Untuk memudahkan pembukaan rekening bank bagi masyarakat, pemerintah akan memanfaatkan data biometrik di dalam KTP elektronik (KTP-e). Sekaligus diharapkan juga mampu mempercepat inklusi finansial.

Ketua Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), Iskandar Simorangkir mengatakan, penggunaan KTP-e untuk pembukaan rekening bank akan memudahkan masyarakat. Melalui otomatisasi pengisian formulir.

“Masyarakat lapisan bawah selama ini enggan membuka rekening. Sebab karena prosedurnya yang sulit,” ucap Iskandar Selasa (13/2/2018).

Iskandar melanjutkan, pola percepatan keuangan inklusif melalui pemanfaatan data biometrik tersebut juga sudah diterapkan di India. Dampak dari pola tersebut adalah mempersingkat waktu pembukaan rekening bank.

Selain itu, DNKI juga akan menggandeng perusahaan telekomunikasi dan Kantor Pos. Untuk melakukan inovasi produk sekaligus ikut serta dalam pelayanan jasa keuangan.

Hal tersebut dilakukan, misalnya, melalui pemanfaatan jaringan dari produk perusahaan telekomunikasi untuk agen-agen layanan keuangan tanpa kantor. Dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai).

Perusahaan layanan jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) juga akan dilibatkan dalam upaya percepatan keuangan inklusif di Indonesia. Alasannya karena proses bisnis mereka yang ramah pada pengguna (user-friendly).

Pencanangan SNKI

Sebelumnya, Pemerintah mencanangkan Strategi Nasional Inklusi Keuangan (SNKI). Melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 untuk mencapai target inklusi keuangan penduduk dewasa sebesar 75 persen.

Melalui layanan keuangan tanpa kantor, seperti dikutip dari Antara, terdapat lebih dari 430.000 agen perbankan. Serta lebih dari 11 juta rekening bank telah dibuka pada akhir 2017.