Mahfud MD Minta Fadli Zon Bertanggung Jawab Terkait Cuitannya Tentang Ibunda dari Hatiqah Hasiholan

Ilustrasi Hoaks. (Foto: pockygallery)
Ilustrasi Hoaks. (Foto: pockygallery)

INFONAWACITA.COM – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meminta Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bertanggung jawab soal cuitannya, jika aktivis Ratna Sarumpaet ternyata tidak dikeroyok seperti kabar yang beredar selama ini. Ia juga berharap, pihak Kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kita berharap Polri segera menjelaskan kasus apa ini. Kita juga berharap Fadli Zon bertanggungjawab untuk meng-clear-kan kasus ini karena cuitan dialah yang menyiarkan penganiayaan terhadap Ratna,” cuit @mohmahfudmd menjawab pertanyaan warganet seperti dikutip pada Rabu (3/10/2018).

Terlebih lagi, kata Mahfud MD, Fadli Zon merupakan pihak yang mengetahui keberadaan Ratna Sarumpaet. “Dia juga tahu dimana Ratna kini berada. Mumpung Hari Hak untuk Tahu belum lewat seminggu dirayakan,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon ditenggarai sebagai salah satu pihak yang membenarkan kabar Ratna Sarumpaet dikeroyok oleh sejumlah pihak tak dikenal. Ia mengaku telah menjenguk Ratna pada 30 September lalu.

“Mbak Ratna Sarumpaet memang mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum yang belum jelas. Jahat dan biadab sekali,” kata Fadli Zon lewat Twitter, Selasa (2/10/2018).

Baru-baru ini pihak Kepolisian mulai menemui titik terang atas dugaan kasus penginayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Pihak Polda Metro Jaya menemukan fakta baru yang mengejutkan tentang keberadaan Ratna Sarumpaet itu pada tanggal dirinya mengaku dianiaya.

Hal tersebut tersebar dari materi konferensi pers yang akan diumumkan pihak Polda Metro Jaya Rabu siang tadi.

Pasca foto Ratna Sarumpaet yang lebam-lebam viral di internet, pihak Polda Jabar langsung bergerak mencari fakta di lapangan. Hasilnya, pihak Polda Jabar tidak menemukan satupun bukti terjadinya kekerasan di Bandara Husein Sastranegara seperti yang diceritakan manajer Ratna Sarumpaet. Seluruh rumah sakit di Jawa Barat juga telah di periksa. Hasilnya, kembali tidak ada nama Ratna Sarumpaet di 80 RS Jawa Barat pada tanggal yang disebutkan. (DS/zh)