Mahasiswa UIN Jakarta Jadi Korban Difteri

Anti Difteri Serum (foto: beritasatu)

INFONAWACITA.COM – Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meninggal karena terserang penyakit difteri. Hal ini pun sudah dikonfirmasi Humas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Feni Arifiani pada Selasa (26/12).

Seperti dikutip dari Kompas.com pada Selasa, Feni menjelaskan, Aufatul Khuzzah (19) sudah dimakamkan di Serang, Banten.

Aufatul yang merupakan mahasiswi semester lima Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut sebelumnya mengalami sakit tenggorokan. Belakangan dia diketahui positif difteri dan dirawat di RSDP Kota Serang.

Berdasarkan kronologi yang diberikan Feni, Aufatul meninggal pada Minggu (24/12) silam. Namun, Feni masih belum bisa memastikan apakah Aufatul terkena penyakit tersebut saat tengah berada di lingkungan kampus UIN atau tidak.

“Kita belum dapat info valid apakah difteri itu terjadinya di Ciputat, wilayah kampus atau memang dia dari luar kebawa ke sini,” tandas Feni.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menjelaskan jika pada November ini sudah 20 provinsi yang telah melaporkan adanya difteri dengan 593 kasus dan 32 kematian.

Kemenkes telah melakukan upaya pencegahan melalui ORI pada 11 Desember 2017 di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Ketiga provinsi ini dipilih karena tingginya prevalensi dan kepadatan masyarakat.

Maka dari itu ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak anti dengan vaksin. Sebab vaksin difteri dapat berkontribusi dalam mencegah penyebaran wabah difteri di masyarakat. (*/DS/yi)