Lindungi SDA Kelautan, Susi Harap Perpres Nomor 44 Tahun 2016 Tidak Dicabut

foto: istimewa

INFONAWACITA.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengharapkan Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tidak dicabut oleh pemerintah karena melindungi sumber daya alam kelautan dari kepentingan asing.

“Selain membentuk Satgas 115 pada November 2015 khusus untuk menangani ‘illegal fishing‘, Presiden Joko Widodo pada 18 Mei 2016 telah mengeluarkan keputusan yang luar biasa berupa Perpres Nomor 44 yang memutuskan perikanan tangkap masuk daftar ‘negative list‘ untuk investasi asing,” kata Susi di Purwokerto,  Rabu (19/4).

Menteri mengatakan, Presiden telah melindungi sumber daya laut menjadi 100 persen milik bangsa Indonesia sehingga pihaknya akan meneliti sumber modal yang akan digunakan dalam usaha penangkapan ikan.

Kendati demikian, Susi mengatakan dalam hal industri pengolahan ikan dan industri perikanannya, investor asing boleh masuk ke Indonesia.

“Presiden Jokowi adalah figur yang sangat berani. Tanpa keberanian beliau dan kebulatan beliau, ‘policy‘ apapun rencana saya tidak mungkin bisa saya jalankan,” katanya.

Sosialisasi Kebijakan Pemerintah

Susi mengaku berkewajiban menyosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah khususnya yang berkaitan dengan perikanan dan kelautan, salah satunya dengan cara datang ke perguruan-perguruan tinggi.

Menurut dia, kalangan perguruan tinggi harus ikut mengapresiasi dan menjaga Perpres Nomor 44/2016 itu.

Karena itu, dia mengharapkan perguruan tinggi akan memprioritaskan pendidikan kelautan dan perikanan.

“Kami berharap nanti ada perubahan kurikulum, kenaikan jumlah mahasiswa kelautan dan perikanan,” katanya. (HG)