Lakukan Sidak di Pontianak, Mendag Kaget dengan Harga Gula

Ilustrasi (Foto: konfrontasi.com)

INFONAWACITA.COM – Direktur Reskrimsus Polda Kalbar AKBP Mahyudi Nazriansyah mengatakan jika Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita kaget dengan harga Gula di Kota Pontianak yang di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini, kata Mendag, menjadi bukti keberhasilan Satgas Pangan di daerah tersebut.

Mahyudi menjelaskan, hal tersebut diungkapkan Mendag saat melakukan sidak pasar di Kota Pontianak pada Kamis (28/12/2017).

Sidak dilakukan setelah melakukan pengecekan ketersediaan stok dan stabilisasi harga pangan pada hari raya Natal dan menyambut Tahun baru 2018 di pasar Flamboyan Kota Pontianak.

Mahyudi menjelaskan, saat sidak Mendag Enggartiasto berkomunikasi langsung dengan pedagang dan masyarakat di Pontianak. Ia pun kaget, mendengar kalau ada pedagang yang menjual gula pasir dengan harga di bawah eceran tertinggi, yakni dengan harga Rp 11.500 per kilogram.

“Pak Menteri mengucapkan terima kasih kepada Polri, saya juga berterima kasih kepada anggota Polri khususnya Jajaran Reskrimsus baik di Polda Kalbar maupun Polres jajaran yang tergabung dalam Satgas Pangan yang sudah bekerja sangat Maksimal,” ujar Mahyudi seperti dikutip dari Tribunnews.com pada Minggu (31/12).

Bukti Ketegasan

Hal ini juga kata Mahyudi, sebagai bukti jika saat ini pemerintah sudah tidak main-main lagi dengan spekulan yang kerap menimbun kebutuhan pokok masyarakat.

“Pak Menteri mengatakan Silahkan bermain diharga yang telah ditetapkan Pemerintah, Tetapi pak Menteri menyatakan bahwa Anggota Polri yang tergabung di Satgas Pangan di Kalbar dan bahkan di seluruh indonesia sudah memegang data semua gudang-gudang dan para pemain sembako,” katanya.

Oleh karenanya ia mengingatkan jika jangan coba-coba lagi untuk melakukan tindakan spekulan atau dengan melakukan penimbunan. Jika hal tersebut masih terjadi, dipastikan akan segera ditindak tegas oleh Satgas Pangan sesuai Undang-undang berlaku. (*/DS/yi)