Lagi, Salah Satu Daerah di Indonesia Segera Nikmati BBM Satu Harga

Kementerian ESDM. (foto: Arief Kamaludin/Katadata)

INFONAWACITA.COM – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam kaitan penerapan program BBM Satu Harga. Kali ini, pemerintah meresmikan SPBU Mini Amalatu, Seram, Provinsi Maluku.

Seperti dilansir dari Kumparan.com, SPBU mini ini rencananya akan diresmikan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ego Syahrial. Peresmian juga akan dihadiri Bupati Seram Bagian Barat.

“Peresmian SPBU Mini Amalatu merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tahun 2016. Program BBM Satu Harga bertujuan agar harga BBM yang sama dapat dinikmati oleh rakyat di seluruh Indonesia, khususnya di kawasan timur dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar),” kata Ego Syahrial seperti dikutip dari Kumparan.com pada Senin (2/10).

Sudah 24 Daerah

Sesuai roadmap BBM Satu Harga, pada tahun ini akan didirikan 54 lembaga penyalur. Hingga sekarang telah beroperasi 24 lembaga penyalur, dan Amalatu adalah yang ke-25.

Ego mengungkapkan, pada Oktober 2017, akan ada lagi 4 lembaga penyalur yang beroperasi. Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero), lanjut Ego, berkomitmen menambah jumlah penyalur BBM di seluruh Indonesia untuk mewujudkan program BBM Satu Harga guna mendorong perkembangan perekonomian di daerah.

“Sepanjang Oktober rencananya akan ada empat (lembaga penyalur) yang beroperasi yaitu di Kalimantan Barat, Bali, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara,” ujarnya.

Program BBM Satu Harga telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan secara Nasional yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Pemberlakuan BBM satu harga memang sedang digencarkan Pemerintahan Presiden Jokowi. Hal ini sebagai upaya mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sama harga dengan Pulau Jawa

Sejak diluncurkan pada pertengahan 2016 lalu, per September 2017 tercatat sudah 24 daerah pedalaman dan terluar bisa menikmati Program BBM Satu Harga. Sebelumnya harga BBM di daerah-daerah terpencil itu, misalnya di pedalaman Papua, bisa mencapai Rp100.000/liter. Berkat BBM Satu Harga, sekarang jadi hanya Rp6.450/liter untuk premium dan solar Rp5.150/liter.

“Realisasi Program BBM Satu Harga sampai September 2017 ini, kita sudah membangun di 24 titik dan ini berlokasi di daerah-daerah terluar seperti di Pulau Morotai, Pulau Nias, dan Pulau Mentawai,” kata Ego seperti dikutip dari Kumparan.com pada Senin (28/9).
Dari 24 titik tersebut, 10 di antaranya berada di Papua dan Papua Barat. Kesembilan daerah di pedalaman Papua yang sudah mendapat BBM dengan harga sama seperti di Jawa adalah Kabupaten Puncak, Yalimo, Ndunga, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Tolikara, Intan Jaya, Paniai, Pegunungan Arfak, dan Sorong Selatan.
Program BBM Satu Harga memberikan keadilan pada penduduk di pelosok Indonesia, kini penduduk di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar bisa menikmati BBM yang harganya sama dengan di Jawa dan wilayah Indonesia lainnya. (*/DS/yi)