Kurawa Yakin Ahok Tidak Ajukan Pembebasan Bersyarat Demi Perjuangkan Kebenaran

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menuju LP Cipinang 9 Mei 2017 (foto: Antara)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menuju LP Cipinang 9 Mei 2017 (foto: Antara)

INFONAWACITA.COM – Penulis buku ‘A Man Called Ahok’ Rudi Valinka meyakini, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan mengajukan pembebasan bersyarat. Sebab, Rudi beralasan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan tetap berdiri teguh kepada kebenaran.

Sebelumnya santer beredar kabar bahwa Ahok akan bebas di bulan Juli atau Agustus tahun ini. Jika benar demikian, maka Ahok hanya menjalani tahanan 1 tahun lebih dua bulan dari vonis hakim 2 tahun penjara. Ahok memang berkesempatan bebas bersyarat, jika ia mengajukan pembebasan bersyarat.

Info Terkait: Ahok Dikabarkan Bebas Bulan Depan, Warganet Heboh

Lalu kemudian, pria yang juga akrab disapa Kurawa itu sangsi, Ahok mau mengajukan pembebasan bersyarat. Sebab, Kurawa melanjutkan, salah satu syarat pembebasan bersyarat yaitu Ahok harus membuay surat pernyataan tidak akan melakukan tindakan kriminal yang sama.

“Salah satu syarat pembebasan bersyarat adalah membuat surat pernyataan tidak akan melakukan tindakan kriminal yg sama <~ sama dengan mengakui bersalah,” cuit @Kurawa Rabu (11/7/2018).

Menurutnya juga, pengajuan Peninjauan Kembali (PK) Ahok, menjadi instrumen kuat dari kemustahilan bahwa Ahok mengajukan pembebasan bersyarat. Sebab, pengajuan PK sendiri menjadi bukti jika Ahok bersikeras memandang ada kesalahan pada vonis hakim . “Kontradiktif dengan pengajuan PK yg baru saja ditolak oleh artidjo ..,” imbuhnya.

Ia pun mendukung Ahok jika memang memilih jalan untuk tidak mengajukan pembebasan bersyarat. Langkah itu, tambah Kurawa, jelas patut di apresiasi dalam menegakkan kebenaran.

“Beliau sdh ajukan PK yang berarti teguh mengatakan saya tidak bersalah, sedangkan pembebasan bersyarat harus mengakui kalo saya salah dan minta pengampunan,” lanjutnya

“Menurut gue, langkah beliau sdh benar jalani dengan gagah berani.. kebenaran itu memang mahal,” tambahnya. (DS/zh)