Kunjungi BLK di Ponpes Sukabumi, Menteri Hanif Pastikan 2019 Terdapat 1000 BLK Komunitas

Menteri Hanif Dhakiri

INFONAWACITA.COM –┬áMenteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ahkam, Kampung Panagogan, Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapa Nunggal, Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (14/1/2019).

BLK Komunitas kejuruan TIK ada 80 siswa yang sudah lulus dengan lima 5 paket/angkatan kelima. Februari 2019 akan dibuka 6 paket/angkatan keenam dengan jumlah 96 siswa.

Hanif Dhakiri memastikan pada 2019, Kemenaker akan membangun dan mengembangkan BLK komunitas di 1000 pesantren untuk mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

“Bapak Presiden Joko Widodo sudah setuju untuk membangun BLK komunitas di 1000 pesantren. Pembangunan BLK komunitas ini merupakan bagian dari program pengembangan SDM yang akan mulai digenjot pada 2019,” ujar Hanif.

Hanif Dhakiri menegaskan pemerintah terus meningkatkan pendidikan vokasional atau kejuruan sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) penopang pembangunan nasional.

“Kebutuhan tenaga-tenaga kerja yang terampil dan kompeten sesuai lapangan kerja yang tersedia menjadi sangat penting untuk dipenuhi Indonesia di tengah persaingan global,” kata Hanif seperti yang dikutip dari akun resmi Kemenaker pada Selasa (15/1/2019).

Revitalisasi BLK Seluruh Indonesia

Hanif Dhakiri menambahkan pihaknya terus melakukan terobosan merevitalisasi BLK di seluruh Indonesia. Gencarnya aktivitas BLK sebagai upaya menggenjot peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia sesuai program pemerintah untuk terus menggenjot peningkatan kualitas SDM agar berdaya saing di pasar kerja.

Hal senada dikatakan Kadisnakertrans Kabupaten Sukabumi, Dadang Budiman. Diharapkan kunjungan Hanif Dhakiri bisa memberikan perubahan dalam membangun masyarakat dengan kegiatan teknis berbasis kompetensi.

Misalnya pelatihan kepariwisataan dengan pengelolaan home stay, pelatihan bahasa, pelatihan otomotif, pengolahan hasil pertanian (PHP), pelatihan menjahit dan TIK.

“Dasar pendidikan BLK untuk memperoleh keahlian, pekerjaan, memperoleh penghasilan untuk menghidupi diri sendiri dan keluarganya,” tandasnya.