Kota Malang Segera Miliki Monorel

INFONAWACITA.COM – Kota Malang akan membangun sarana transportasi massal berbasis rel, yakni monorel. Pembangunan ini diyakini bisa mengurangi kemacetan yang sering kali terjadi di Kota Malang.

Wali Kota Malang Mochammad Anton di Malang, Jumat (13/1) mengaku Singapura dan Jerman menyatakan kesiapannya menjadi investor pembangunan monorel.

“Sekitar tanggal 16 atau 17 Januari akan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding)” katanya.

Usai MoU ditanda tangani, pemkot akan mengajukan rencana pembangunan monorel tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendapatkan persetujuan.

“Kami berharap tidak ada hambatan dan dewan menyetujuinya karena kemacetan di kota ini harus segera ada solusinya dengan moda transportasi massal yang memadai,” katanya.

Rute monorel itu nanti, katanya, mulai dari Stasiun Kotabaru menuju Universitas Brawijaya (UB) sepanjang 8,5 kilometer yang pembangunannya akan diprioritaskan dulu. Setelah itu, pembangunan dilanjutkan ke kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ITN 2 dan disambung ke Terminal Arjosari.

Sedangkan untuk tarif sendiri, Anton sudah menetapkan tarifnya.
“Tarif yang dipatok untuk monorel ini sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per orang,” paparnya. (ANT/HG)