Komisi VII Dukung BUMN Inalum Kelola Freeport

Sejumlah haul truck beroperasi di area Grasberg open pit PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Papua. (foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

INFONAWACITA.COM – Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu mengatakan komisinya mendukung pengelolaan saham tambang emas Freeport oleh perusahaan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium Persero ( INALUM).

Seperti diketahui holding BUMN PT Inalum nantinya menjadi perusahaan yang akan mengelola 51 persen saham Freeport ketika negosiasi sah disepakati.

Komisi VII sendiri, kata Gus, sudah melakukan kunjungan kerja untuk melihat dan mengukur kemampuan dan kesiapan Inalum mengemban tugas pengelolaan 51 persen saham tambang yang terletak di Jaya Pura tersebut.

“Dan kita senang juga dengar PT Inalum siap dari sisi finansial untuk ambil 51 persen saham, bahkan secara teknis operasional underground mereka siap,” kata Gus.

Melihat kesanggupan Inalum, Gus pun menyarankan pemerintah untuk bisa mempertimbangkan Inalum diberikan porsi penuh dalam mengelola tambang emas yang kini masih dipegang oleh Freeport.

Saat ini pemerintah pun masih bernegosiasi dengan PT Freeport mengenai 4 kesepakatan perpanjangan kontrak di tahun 2021. Adapun 4 kesepakatan itu ialah pembangunan smelter, divestasi 51 persen saham untuk Indonesia, kepastian fiskal dan pajak serta perubahan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Bambang Gatot Haryono menjelaskan jika pemerintah optimistis bahwa Freeport akan dapat memenuhi 4 kesepakatan yang diajukan pemerintah untuk perpanjangan kontrak di 2021. Salah satunya ialah mengenai divestasi 51 persen atas kepemilikan saham Indonesia.

“Alasannya, pokoknya harus selesai Desember,” kata Bambang singkat. (DS/yi)