Khofifah: Peran Perangkat Desa Penting untuk Entaskan Kemiskinan

Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Emil Dardak (kanan) berfoto bersama di DPP Golkar, Jakarta, 22 November 2017. (Foto: tempo.co/Fakhri Hermansyah)
Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Emil Dardak (kanan) berfoto bersama di DPP Golkar, Jakarta, 22 November 2017. (Foto: tempo.co/Fakhri Hermansyah)

INFONAWACITA.COM – Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberi pernyataannya terkait pengentasan kemiskinan. Menurutnya, itu semua sangat bergantung pada peran perangkat desa. Mengingat, tingkat kemiskinan di Jatim merata di pedesaan.

“Oleh sebab itu, butuh penanganan lebih untuk bisa menyalurkan program. Supaya sampai ke masyarakat miskin di Jawa Timur,” katanya dalam silahturahmi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Sidoarjo, Senin (5/2/2018).

Ia mengemukakan, yang mengetahui warga yang miskin adalah perangkat desa. Pihaknya ingin mendekatkan penerima bantuan sosial. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Menteri Pertanian, dan Menteri BUMN.

Semua karena yang mengisi badan usaha milik desa (BUMDes) adalah Kementerian Sosial. Sedangkan yang memiliki mitra BUMDes. Selain itu harus ada koordinasi dengan Kementerian Pertanian yang memiliki, misalnya saja, penggilingan padi untuk stok di BUMDes.

“Harapannya masyarakat miskin bisa mendapatkan beras yang fresh setiap bulan. Bukan beras yang sudah keliling, muter-muter. Nah, mungkin yang kurang adalah Kemsos harus bekerja sama dengan PPDI,” ujarnya.

Terkait permintaan dari PPDI yang ingin difasilitasi untuk bertemu dengan Presiden, Khofifah sudah mengambil langkah. Pihaknya mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Sekretaris Negara.

“Saya komunikasi dengan Mensesneg. Saya bilang, saya sedang ada pertemuan dengan PPDI di Hotel Utami. Menurut saya ada baiknya Ketua Umum dan jajaran PPDI pusat melakukan silaturahmi dengan Mensesneg. Sehingga ada yang menjadi rekomendasi bisa disampaikan ke Presiden,” ucapnya.

Dianggap Perjuangkan Nasib Perangkat Desa

Sementara itu, Ketua Umum PPDI Pusat Mujito memaparkan, selain karena punya kapasitas, mereka juga memilih Khofifah karena dianggap mampu memperjuangkan nasib para perangkat desa.

“Bu Khofifah sudah banyak membantu kami. Tiba waktunya kami untuk membantu Bu Khofifah dalam suksesi Pilgub Jatim kali ini. Insya Allah, seluruh perangkat desa bulat mendukung beliau,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.