Ketua KPU Jabar: Aksesibilitas Nonfisik untuk Disabilitas Harus Diperjuangkan

Hak Pilih penyandang disabilitas (foto: Antara)

INFONAWACITA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mencatat aksesibilitas nonfisik masih harus diperjuangkan agar penyandang disabilitas bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik.

Meski aksesibilitas fisik sudah terdapat perbaikan, pemenuhan aksesibilitas nonfisik masih terkendala berbagai hal. Demikian dikatakan oleh Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat saat menyampaikan materi pada acara sosialisasi Pilgub untuk keluarga besar Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Jawa Barat di Bandung.

Yayat menilai pada Pilgub 2013 lalu, usaha KPU masih belum maksimal, namun untuk tahun 2018 diharapkan dapat memenuhi aksesibilitas untuk semua pihak.

“Termasuk aksesibilitas non fisik, seperti akses terhadap informasi pemilu dan mendorong budaya masyarakat yang lebih terbuka jika memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas,” ujar Yayat.

Optimisme ini direalisasikan dengan pembuatan brosur dan alat bantu tamplet untuk mencoblos di bilik suara, serta berkomitmen memberikan informasi seluas-luasnya dengan cara yang mudah bagi siapa pun.

“Tantangan ini harus dibereskan bersama-sama antara penyelengara pemilu dengan masyarakat, termasuk dengan penyandang disabilitas tuna netra,” jelas Yayat seperti yang diinformasikan dalam jabarprov.go, Minggu (24/12).

Meningkatkan kesadaran

Untuk itu, perlunya meningkatkan kesadaran penyelenggara pemilu mulai dari tingkat provinsi hingga KPPS serta meningkatkan sensitivitas penyeleggara pemilu untuk menyediakan TPS yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Hal ini dinilai penting karena penyelenggara pemilu juga terkendala data penyandang disabilitas yang kurang akurat.

Namun KPU Jabar berupaya memetakan TPS untuk melayani penyandang disabilitas, sesuai dengan kriterianya seperti untuk tuna netra, tuna daksa, dan tuna rungu. Selain itu, akan membuat TPS yang tidak menyulitkan penyandang disablitas.

Adapun, Komisioner Jawa Barat Divisi SDM dan Hupmas menegaskan bahwa KPU Jabar menyediakan tamplet, buku saku, dan leaflet berhuruf braille. “Kami juga akan mendorong setiap TPS ramah terhadap penyandang disabilitas,” tandasnya. (RA)