Ketika Aiptu Zainal Ajari Kita Hidup dengan Penuh Ikhlas

Aiptu Zainal, anggota Bhabinkamtibmas Bojonegoro yang ceritanya menjadi viral di media sosial. (Foto: istimewa).

INFONAWACITA.COM – Satu cerita penuh inspirasi menjadi viral di media sosial. Semua karena salah seorang anggota Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Betul ini sudah diberikan penghargaan oleh Kapolda Jatim,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Frans Barung Mangera saat dihubungi oleh Infonawacita.com, Rabu (28/11/2017).

Diceritakan, seorang anggota kepolisian asal Bojonegoro bernama Aiptu Zainal melakukan kegiatan inspiratif setiap paginya. Hati Aiptu Zainal terketuk melihat kondisi seorang gadis bernama Dani (14 tahun).

“Seorang gadis 14 tahun asal Bojonegoro memiliki cacat bawaan pada kedua kaki dan tangannya. Untuk berjalan saja, Dani sapaan gadis itu, harus menggunakan kedua dengkulnya,” ungkap akun Instagram @bidhumaspoldajatim.

Cerita Lengkap

Dani, lanjut cerita itu, merupakan gadis dengan kebutuhan khusus. Ia memiliki cacat bawaan pada kedua kaki dan tangannya.

Berikut adalah cerita lengkap yang dituliskan akun tersebut tentang kebaikan hati Aiptu Zainal:

Seorang gadis 14 tahun asal Bojonegoro memiliki cacat bawaan pada kedua kaki dan tangannya. Untuk berjalan saja, Dani sapaan gadis itu, harus menggunakan kedua dengkulnya. Orang tua Dani bekerja sebagai tukang becak dengan penghasilan yang sangat pas-pasan.

Keadaan tersebut mengetuk hati Bhabinkamtibnas Polres Bojonegoro, sehingga setiap pagi sebelum berangkat menuju tempat dinas, Aiptu Zainal selalu menyempatkan untuk menjemput dan mengantarkan ke sekolahnya di SMP Islam Ds. Mayangrejo karena jarak tempuh dari rumah Bapak Sumarni orangtua Dani sekitar 5 KM.

“Semoga dengan segala keterbatasannya, Dani dapat menjadi orang yang sukses karena dia miliki semangat belajar tinggi” kata Aiptu Zainal bangga kepada anak ke 6 dari 8 bersaudara tersebut,” bunyi cerita yang diunggah akun itu.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin (kiri) memberikan penghargaan kepada Aiptu Zainal Arifin, polisi yang berdinas di Polres Bojonegoro, Selasa (21/11/2017). (Foto: Istimewa).
Kapolda Jatim Terharu

Jauh sebelum cerita itu kini menjadi viral, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Machfud Arifin telah memberi penghargaan kepada Aiptu Zainal Arifin, polisi yang berdinas di Polres Bojonegoro, pada Selasa (21/11/2017).

Pak Kapolda bertambah haru saat mengetahui bahwa ternyata kebaikan Aiptu Zainal tak hanya itu saja. Jajarannya itu ternyata dikenal kerap memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu dengan menggunakan uang pribadinya.

Diketahui pula, Zainal menjadikan sepeda motor Bhabinkamtibmas yang sehari-hari ia pakai sebagai perpustakaan keliling. Selain juga memberikan tumpangan kepada anak-anak difabel untuk bersekolah.

“Jujur, saya terharu dengan dedikasi beliau (Aiptu Zainal Arifin-red). Apresiasi patut diberikan kepada bapak Zainul. Inilah merupakan wujud nyata keberadaan Polri di lingkungan sekitar,” kata Machfud Arifin, seperti dikutip dari tribunnews.com.

Respon Warganet

Cerita penuh inspirasi itu juga mendapat tanggapan dari warganet. Banyak yang mengagumi kebaikan hati Aiptu Zainal dan caranya memperlakukan Dani.

“Ya Allah sungguh mulia hatinya, hanya Allah saja yang balas kebaikannya. Amiin,” kata pemilik akun Lisa Lisa.

“Ya ampun pak, mulya banget. Sehat-sehat yah bapak. Salut sama bapak polisi ini, Subhanalloh. Semoga kebaikan bapak, Allah yang balas,” tulis pemilik akun Nita Larisa Anjani.

“Semoga lebih berlimpah rezekinya, dikasih umur yang panjang, dijauhkan dari malapetaka keluarganya,” ujar pemilik akun Ilah Udi Salman.

Aiptu Zainal saat mengantarkan anak berkebutuhan khusus lainnya untuk berangkat sekolah. (Foto: jtvmadiun.com).
Hidup dengan Ikhlas

Sebagai bentuk apresiasi dari institusinya, Aiptu Zainal Arifin tidak hanya mendapatkan piagam penghargaan saja. Tapi juga mendapatkan satu sepeda motor matic yang langsung diserahkan oleh Kapolda Jatim di depan halaman Mapolres.

Usai mendapatkan penghargaan, Aiptu Zainal mengaku tidak menyangka dan tidak pernah bermimpi akan mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim.

“Sebagai pengayom masyarakat, saya hanya sekadar membantu warga meringankan beban hidup dengan ikhlas,” ucap Aiptu Zainal, seperti dikutip dari beritajatim.com.

Diceritakan oleh Aiptu Zainal bahwa awalnya ia merasa prihatin melihat kondisi anak-anak yatim yang masih punya niat belajar. Juga yang berangkat dengan tas yang kurang layak. Sehingga timbullah empatinya untuk membantu dan menyantuni mereka. Dari situ kemudian ia bertemu dengan Dani dan mengantarnya berangkat sekolah.