Kereta Bandara di Padang adalah Ketiga di Indonesia, Ini Keuntungannya

Uji coba KA Bandara Internasional Minangkabau. (foto: youtube.com Kevin Chandra S)

INFONAWACITA.COM – Kereta api yang terintegrasi langsung dengan bandara di Sumatera Barat merupakan yang ketiga di Indonesia. Keberadaannya didahului oleh Kualanamu, Sumatera Utara, dan Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Dari sekitar 237 bandara di Indonesia, baru dua yang yang terintegrasi dengan kereta api yaitu Kualanamu dan Soekarno-Hatta. Kita adalah yang ketiga,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran di Padang, Minggu (20/5/2018).

Kereta api bandara yang dinamai Minangkabau Ekspres itu akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo yang akan berkunjung ke Sumbar, Senin (21/5/2018).

Waktu Tempuh Singkat

Info terkait: Pakar Transportasi: Pengoperasian Kereta Bandara di Padang Juga Mudahkan Transportasi Masyarakat Umum

Moda transportasi itu menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan oleh masyarakat di ibu kota Provinsi Sumbar, Padang untuk mencapai bandara dalam waktu relatif singkat.

Waktu tempuh kereta dari Stasiun Simpang Haru menuju Bandara Internasional Minangkabau sekitar 40 menit. Itu sudah termasuk waktu berhenti pada dua stasiun yang dilalui yaitu Tabing dan Duku.

Kereta api menjadi pilihan masyarakat yang takut terlambat mengejar jadwal penerbangan karena kemacetan jalan raya yang mulai akut di Padang. Kemacetan itu terutama di persimpangan, pusat perbelanjaan, pasar tumpah, dan pusat pendidikan.

“Kereta api memiliki jalur sendiri dan harus didahulukan dari moda transportasi lain. Keuntungan ini membuat masyarakat yang takut terlambat ke bandara, lebih memilih kereta api dibanding moda transportasi lain,” kata Amran, dikutip dari Antara.

Jangan lewatkan: Yuk Kita Lihat Keseruan Warga Gunakan Kereta BIM secara Gratis