Kementerian Perhubungan Desak Swasta Agar Kelola Uji KIR

ilustrasi Uji KIR. foto: aktual.com
ilustrasi Uji KIR. foto: aktual.com

INFONAWACITA.COM – Kewajiban pengujian kendaraan bermotor (KIR) saat ini dinilai kurang maksimal. Untuk itu diperlukannya partisipasi pihak swasta dalam membuat sarana Uji KIR. Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub berupaya untuk mendorong hal ini demi kelancaran pemeriksaan kendaraan bermotor. “Mestinya dengan kebutuhan ini mereka harus lebih aktif dan saya harus melakukan pengaktifan mereka kembali,” ujarnya.

Menurut Budi, uji KIR yang akan dikelola oleh swasta diperbolehkan secara peraturan. Saat ini sudah ada 2 perusahaan yang berminat untuk membuat Uji KIR.

“Tahun ini sudah ada dan akan ada yang berminat membuat uji KIR. Satu punya Toyota satunya lagi punya Hino kalau tidak salah,” tambahnya.

Selain perusahaan besar, lanjutnya, perusahaan rintisan asal Singapura, Grab akan membuat hal yang sama. Selain itu ada pula perusahaan taksi Blue Bird yang akan membuat uji KIR.

“Grab mau bikin juga, blue bird mau bikin juga. Its legal by law,” Jelasnya.

Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub Ahmad Yani mengatakan, Grab memang sudah menyatakan minatnya untuk membuat uji KIR di Jakarta. Tapi kemudian hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait kapan hal itu akan dilincurkan.

“Sudah banyak (perusahaan-red) yang minta, tinggal mereka berinvestasi saja,” katanya.

Dia melanjutkan, Grab memiliki konsep tersendiri untuk membuat Uji KIR. Seperti pendaftaran berbasis online hingga pembayarannnya juga berbasis online.

Tapi sayangnya, Grab enggan blak-blakan tentang konsep seperti apa yang ingin disajikan. Pastinya semua inovasi ini akan memudahkan uji KIR tersebut.

“Baru mau diajukan dulu dan tentunya nanti seperti arahan pak Yani, bukan pakai Grab nanti,” kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, seperti dilansir dari tribunnews.com.