Kementerian Agama Targetkan 2019 Selesai Intergrasi Data

Menteri Agama, Lukman Hakim

INFONAWACITA.COM – Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengintruksikan kepada jajarannya untuk melakukan integrasi data Kementerian Agama. Ia menargetkan, intergrasi data tersebut dapat diselesaikan pada 2019.

“Saya ingin data-data yang ada di Kemenag bisa terintegrasi dalam sebuah sistem dan aplikasi tertentu. Semua data bisa saling terkoneksi satu sama lain,” ucap Lukman Hakim Saifuddin pada Kamis (06/12/2018).

Lukman menjelaskan, bahwa integrasi data penting untuk dilakukan karena berimplikasi pada peningkatan layanan yang akan diberikan oleh Kemenag. Oleh karena itu, Menag meminta jajarannya untuk menyiapkan grand design integrasi data.

“Jadi, siapkan dulu grand designnya, kemudian kita bangun sistemnya. Saya berharap, kerja besar ini bisa selesai di tahun 2019,” ujar Lukman.

Tiga Hal yang Penting dalam Integrasi Data

Menurutnya, ada tiga besaran penting yang harus diperhatikan dalam penyiapan integrasi data. Pertama, pengumpulan data (collecting data).

“Cari orang-orang yang benar-benar memiliki passion dan berintegritas untuk melakukan pengumpulan data. Siapkan tools, instrumen yang baik untuk digunakan untuk mencari data,” tuturnya.

Setelah data terkumpul, maka yang kedua, lanjut Lukman, kita harus tahu akan diapakan data tersebut.

“Ketiga, perlu disiapkan regulasi terkait pemanfaatan data Kemenag,” ujar Lukman seperti yang dilansir dari Kemenag.go.id.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi ( HDI ) Kemenag, Mastuki mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan langkah-langkah untuk intergrasi data.

“Kedepan, sesuai dengan kebijakan pemerintah Indonesia tentang satu data, kita juga membuat sistem satu data Kemenag,” tandasnya.

Saat ini, ia tengah menyiapkan satu aplikasi yang akan menjembatani data-data yang tersebar pada 130 sistem aplikasi di unit-unit eselon I Kemenag. “Kami melakukan kajian dan menyiapkan aplikasi jembatan yang kami sebut dengan e-data,” ucap Mastuki.