Kemenkeu : TU Sudah Tidak Jadi PNS Sejak Agustus 2016

INFONAWACITA.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) langsung bereaksi terkait keterlibatan mantan pegawainya yang dideportasi pemerintah Turki. Pejabat yang berinisial TU diperkirakan akan ke Suriah dan bergabung dengan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).

Dalam keterangan pers Kemenkeu, di Jakarta, Jumat (27/1) yang ditandatangani oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti menyatakan yang bersangkutan merupakan mantan pegawai Kemenkeu dengan pangkat terakhir IIIC. Pada Februari 2016 yang berssangkutan mengajukan pengunduran diri sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) Kemenkeu dengan alasan ingin mengurus pesantren anak yatim di Bogor, Jawa Barat. Sejak saat itu yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.

Berdasarkan KMK Nomor 759/KM.1/UP.72/2016 mulai Agustus 2016 yang bersangkutan telah diberhentikan sebagai PNS atas permintaan sendiri. Terhitung sejak diberhentikan, segala kegiatan dan aktifitasnya tidak dapat dihubungkan dengan Kemenkeu dan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan.

Kementerian Keuangan tidak memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan, menjunjung asas praduga tak bersalah, dan menghormati proses penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Kepolisian.

Dalam keterangan pihak Kepolisian Turki, deportasi terhadap Triyono Utomo Abdul Bakti yang beralamat di Cilincing, Jakarta Utara. Dia di deportasi bersama istri dan ketiga anaknya. (abcnews.com/HG)