Kapolri Siap Tindak Tegas Peserta Aksi 112 yang Nekad Lakukan “Long March”

INFONAWACITA.COM – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan akan menindak tegas peserta aksi yang nekad menggelar “long march” saat aksi “112”.

Karena menurut Tito aksi massa “long march” tersebut, belum ada surat pemberitahuan, dan dinilai berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat sesuai Undang-undang Nomor 9 tahun 1998.

“Kami sudah mengecek bahwa untuk acara besok tidak ada surat pemberitahuan. Sesuai aturan acara itu berlangsung minimal dua hari sebelum dilaksanakan maka, sekali lagi karena tidak ada pemberitahuan kami akan melakukan tindakan pembubaran paksa” kata Tito di Jakarta, Jumat (10/2).

Baca juga: ( Kapolri Larang Aksi Long March di Aksi 112 )

Alumni Akpol 1987 itu menjelaskan, pihaknya telah mendapat informasi bahwa massa yang awalnya berencana menggelar aksi “long march” dari Bundaran Hotel Indonesia ke Monas memilih melakukan zikir dan tausiah di Masjid Istiqlal.

Selain itu kata Tito, Kepolisian mencium adanya muatan politik dari aksi “long march”. Aksi tersebut dilarang lantaran dinilai mengganggu momen Pilkada DKI Jakarta.

“Kalau itu dilaksanakan, maka Polri didukung TNI akan melaksanakan tindakan tegas sesuai pasal 15 yaitu membubarkan. Kalau melakukan perlawaan dapat digunakan tindakan lain. Untuk itu saya minta tegas enggak ada kegiatan long march jalan kaki” tegas Tito. (GR/HG)