Kapolri Minta Parpol Tak Gunakan Isu SARA di Tahun Politik

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.(Foto: dokumen)

INFONAWACITA.COM – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta partai politik (Parpol) tak menggunakan isu SARA pada tahun politik 2018.

Dalam paparannya kepada wartawan, Kapolri menyampaikan, peran masyarakat sangat diperlukan terutama terhadap penggunaan sosial media.

Seperti halnya meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi gangguan ketertiban masyarakat. “Jangan langsung menyebar pemberitaan yang belum tentu kebenarannya,” ungkapnya, Jumat (29/12), dikutip dari kontan.co.id.

Terlebih di tahun depan mesin politik sudah mulai memanas. Pasalnya, Juni 2018 bertepatan dengan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) di 31 provinsi di Indonesia.

Kemudian, pada Agustus 2018 sudah memasuki penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019. Untuk Kapolri mengimbau bagi Parpol untuk tidak menggunakan isu-isu provokatif atau berbau SARA sebagai bagian dari kampanye yang menyebabkan bangsa terpecah belah.

“Maka dari itu, selain kami perkuat dari sisi keamanan, kami juga akan memperkuat Direktorat Siber Bareskrim Polri untuk memantau isu-isu di media sosial,” jelas dia.

“Karena sejatinya, Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri jadi perlu pernah masyarakat untuk turut menjaga dan menyukseskan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019,” tutup Tito.(AR)