Jokowi Siapkan Aneka Jurus untuk Cari Pendanaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo. (foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan jurus-jurus inovatif untuk mencari pendanaan pembangunan infrastruktur strategis nasional tahun 2018.

Jokowi menyatakan, pemerintah tak ingin hanya mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk mendanai proyek infrastruktur. Karena itu tidak akan mencukupi kebutuhan investasi 245 proyek strategis nasional dengan investasi mencapai Rp 4.417 triliun tersebut.

“Jelasnya tak mau rutinitas, dan mengandalkan APBN terus, harus ada inovasi-inovasi untuk pendanaan infrastruktur. Sudah ada Komodo Bonds, nanti terbaru Limited Conseccion Scheme (LCS). Jurusnya akan ada banyak,” ungkap Jokowi, akhir pekan kemarin, dikutip dari CNNIndonesia.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menerbitkan sejumlah instrumen pendanaan untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur. Beberapa di antaranya ialah, komodo bonds atau obligasi rupiah yang ditawarkan ke pasar global, dan sekuritisasi aset, termasuk efek beragun aset (EBA).

Terbaru, pemerintah akan menelurkan aturan terkait LCS sebagai alat untuk mendanai pembangunan infrastruktur. Dalam skema ini, investor swasta harus membayar uang dalam jumlah besar (upfront cash) di awal kerja sama sebagai pendapatan diterima di mula bagi BUMN. Nantinya, BUMN harus rela berbagi pengelolaan dengan investor swasta tersebut.

“Banyak orang ragu, nanti pendanaan infrastruktur akan seperti apa? Peluang untuk mendapatkan dana itu banyak sekali karena kepercayaan yang diberikan kepada kita baik sekali,” katanya.

Jokowi menambahkan, faktor eksternal yang menantang banyak. “Tidak bisa disampaikan satu persatu, baik masalah politik, harga minyak, tapi tentu optimis,” tegasnya.(AR)