Presiden: Indonesia harus Kelola Ruang Udara di Natuna

INFONAWACITA – Indonesia seharusnya mengelola ruang udara yang termasuk dalam lingkup wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika teknologi dan peralatan belum memungkinkan, dalam 3-4 tahun ke depan harus disiapkan.
Demikian disampaikan Presiden joko Widodo, sehubungan dengan pelayanan ruang udara atau Flight Information Region (FIR) di kawasan udara Natuna dan juga kawasan Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia. Selama ini FIR di kawasan itu masih dikuasai Singapura sejak tahun 1946.
“Selain peralatan, tentu sumber daya manusia juga harus disiapkan,” kata Presiden.
Jika sumber daya manusia dan teknologi sudah memungkinkan, pemerintah akan melakukan pembicaraan dengan Malaysia dan Singapura terkait rencana pengambil alihan layanan wilayah udara yang memang masuk dalam teritori Indonesia tersebut.
FIR sendiri diperlukan untuk memberikan keselamatan pada penerbangan sipil. Indonesia juga mengelola FIR negara lain seperti Christmas Island (Australia) dan Timor Leste. Untuk proses pengambialihan, seluruh peralatan navigasi akan disiapkan oleh Kementerian Perhubungan. (*)