Jokowi: 10 Bali Baru Harus Tarik 20 Juta Turis Tiongkok

Presiden Resmikan KEK Pariwisata Mandalika. Foto: Biro Pers Setpres

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tekankan pentingnya persiapkan Indonesia untuk bisa merebut 20 juta turis asal Tiongkok. Berubahnya gaya hidup dari berbelanja ke rekreasi menjadi kesempatan Indonesia untuk bisa memajukan sektor Pariwisata.

“Orang-orang kini menjadikan rekreasi dan gaya hidup sebagai kebutuhan yang bahkan lebih penting dari berbelanja. Ini kesempatan besar kita, dengan mengembangkan tujuan-tujuan wisata baru di luar Pulau Bali,” kata Presiden di halaman Facebook resminya pada Minggu (19/11).

Ditambah lagi, kata Jokowi, jumlah wisatawan asal Tiongkok ke seluruh penjuru dunia kini melonjak sampai 125 juta orang setiap tahun dan akan bertambah menjadi 180 juta dalam lima tahun ke depan. Separuhnya atau sekitar 62 juta orang berwisata ke Asia.

“Dengan sepuluh “Bali baru” kita harapkan bisa kedatangan sepertiga atau 20 juta wisatawan Tiongkok. Itu baru dari satu negara,” imbuhnya.

Ia pun meminta Indonesia siap mengembangkan dan melakukan diferensiasi masing-masing destinasi wisata agar pelancong punya pilihan tujuan berwisata yang banyak. Misalnya saja kata Jokowi seperti perbaikan tempat-tempat yang memiliki potensi pariwisata yang sebelumnya sempat rusak.

Selain itu Indonesia juga menurut Jokowi harus bangga dengan kebudayaan lokal yang ada. “Bangunan-bangunan adat jangan malah dihilangkan dan diganti dengan arsitektur Spanyol dan mediterania, misalnya,” pesan Jokowi.

Ia juga berpesan pada Pemda untuk segera menyediakan fasilitas publik yang ada. Agar kedepannya tempat pariwisata unggulan lebih tertata. “Jangan sampai kita keduluan oleh pedagang-pedagang kaki lima yang akan bertebaran di mana-mana,” jelas Jokowi.

Pemerintah memang sedang mengembangkan potensi 10 Bali Baru. Ke-10 Bali baru tersebut ialah Danau Toba (Sumut), Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Beberapa di antaranya sudah siap dalam hal infrastruktur, seperti adanya penerbangan langsung internasional di kawasan tersebut. Pemerintah berharap, sektor pariwisata kedepannya akan dapat mendongkrak perekonomian rakyat, utamanya dengan tumbuhnya UKM-UKM disekitar destinasi yang sudah ditentukan. (*/DS/yi)