Jika Digarap Inklusif Sektor Ini Mampu Ciptakan 17 Juta Kesempatan Kerja

Wisata Danau Toba (foto: TripCanvasIndonesia)

INFONAWACITA.COM – Jika digarap dengan inklusif dan berkelanjutan sektor Pariwisata bisa mendatangkan 17 juta kesempatan kerja untuk masyarakat Indonesia di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Pariwisata ini harus sustainable dan inklusif. Pada tahun 2028 kita perkirakan apabila Indonesia mampu terus mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan dan inklusif, kita akan mampu meningkatkan jumlah kesempatan kerja di bidang itu lebih dari 17 juta,” jelasnya dalam acara Voyage to Indonesia (VTI) di hotel Aston Banyuwangi pada Rabu, (19/9/2018).

Pariwisata dianggap sebagai sektor yang dapat menyerap banyak tenaga kerja karena sifatnya yang melibatkan orang, banyak modal dan teknologi.

“Karena sektor pariwisata memiliki linkage yang banyak, maka industri pariwisata itu bisa labour intensive, bisa capital intensive bisa technological intensive. Karena dia full of services maka muncullah interaksi antar manusia  sehingga industri pariwisata juga bisa dianggap sebagai suatu kegiatan yang bisa menciptakan kemanusiaan yang adil dan beradab,” papar Menkeu seperti termuat dalam keterangan resmi.

Menkeu menambahkan, membangun pariwisata adalah tugas bersama, tidak hanya Kementerian Pariwisata tetapi juga dukungan infrastruktur seperti jalan raya, listrik, telekomunikasi, keamanan dan kepemimpinan pemerintah daerah.

“Jadi, membangun industri pariwisata  menjadi pekerjaan bersama, tidak hanya pekerjaannya Menteri Pariwisata. Kalaupun kita bicara membangun sektor pariwisata, tidak hanya diidentikkan dengan berapa anggaran di Kementerian Pariwisata,” jelasnya.

Sebab kata Menkeu, investasi di bidang pariwisata itu berarti investasi pemerintah di bidang public goods seperti jalan raya, listrik, connectivity, communication  termasuk security dan safety. “Itu adalah investment pemerintah di luar Kementerian Pariwisata sendiri. Peranan penting lain adalah peranan pemerintah daerah,” pungkasnya.